Berita Foto Mancanegara

Disiarkan di Televisi, PM Israel Benjamin Netanyahu Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Disiarkan di Televisi, PM Israel Benjamin Netanyahu Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendapat suntikan perdana vaksin Covid-19 | ist

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendapat suntikan perdana vaksin Covid-19 | ist

Wartalampung.id, Israel – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendapat suntikan perdana vaksin Covid-19. Langkah ini menandai dimulainya vaksinasi nasional dalam beberapa hari ke depan.

Benjamin Netanyahu (71) dan Menteri Kesehatan disuntik menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech, temuan seorang muslim berdarah Turki, warga negara Jerman Ugur Sahin. Penyuntikan disiarkan secara langsung di televisi, berlokasi di Sheba Medical Center, di Ramat Gan, dekat Tel Aviv.

“Saya diminta jadi orang pertama yang divaksin, bersama dengan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein, bertindak sebagai contoh personal dan mendorong kalian untuk divaksin,” Kata Netanyahu kepada penonton televisi, dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 20/12/2020.

Baca: Jokowi: Saya Orang Pertama di Indonesia yang akan Divaksin

Menurut Netanyahu, ini adalah momen yang sangat mengharukan. Dia bilang, tempat usaha akan segera bisa buka kembali dan orang-orang bisa kembali bekerja seperti semula.

Dia mengatakan, kedatangan vaksin Pfizer, dan kemudian dari Moderna, menandai awal dari akhir pandemi.

Netanyahu dan Edelstein harus menerima suntikan pendorong dalam tiga pekan untuk perlindungan maksimal dari virus corona.

Vaksin akan diluncurkan di 10 rumah sakit dan pusat vaksinasi sekitar Israel untuk petugas kesehatan mulai pada Minggu, menurut Kementerian Kesehatan.

Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan mengatakan vaksinasi akan diperluas untuk masyarakat umum, mulai dari mereka yang berusia di atas 60 tahun.

Kampanye vaksinasi massal, disebut terbesar dalam sejarah Israel. Dosis vaksin pertama tiba di Israel pekan lalu, dan ditargetkan 60.000 suntikan per hari.(*)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda