Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Direktur Walhi Lampung Irfan Musarin Kunang Pemantik Diskusi Film “Tandur” di FISIP Unila

Direktur Walhi Lampung Irfan Musarin Kunang Pemantik Diskusi Film “Tandur” di FISIP Unila

Irfan Musarin Kunang. | Ade/Adnan

Irfan Musarin Kunang. | Ade/Adnan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Direktur Walhi Lampung Irfan Musarin Kunang tadi malam menjadi pemantik diskusi dalam acara nonton bareng film dokumenter “Tandur” di Taman FISIP Unila.

Film ini bercerita tentang nasib petani Kotabaru yang sulit secara ekonomi. Jika panen, seperti padi dan kopi, harga yang mereka peroleh tidak seberapa.

Film juga berisi keluhan para petani yang bertanya tentang izin tanah lahan mereka, harga panen yang jatuh, dan pupuk subsidi yang mahal dan sulit didapat.

Irfan mengatakan, di Lampung, ada 110 desa definitif yang masuk wilayah hutan. Transmigrasi yang dilakukan pemerintah, kata dia, banyak yang salah penempatan.

Termasuk 10 desa di wilayah Kota Baru, Lampung Selatan, yang didiami kebanyakan warga transmigran.

Irfan menilai, Pemerintah Provinsi Lampung banyak penyimpangan dan pelanggaran terhadap pembangunan Kotabaru.

Pembangunan gedung-gedung tua Kota Baru berhenti sejak tahun 2015 dan dibiarkan begitu saja.  Yang merasakan dampak dari pembangunan tersebut adalah para petani dan masyarakat. [Ade Hermawan/Ahmad Adnan Firdaus]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda