Dina Nur Atika (tiga kiri) di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung di Way Huwi. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Way Huwi – Juara IV Akademi Sahur Indonesia (Aksi) Indosiar tahun 2016 yang kini menjadi penyuluh agama menginduk ke KUA Kecamatan Enggal Bandafr Lampung, Dina Nur Atika, mengisi peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw tadi pagi di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung di daerah Way Huwi.
Dina memberikan paparan soal hikmah Isra Mikraj. Penyandang gelar magister sosial (M.Sos) ini mengajak jamaah untuk menjaga salat lima waktu dan dibarengi salat-salat sunah lainnya.
Dina mengutarakan, ibadah salat turun langsung dari Allah swt tanpa perantara. Maka itu, setiap muslim wajib menegakkan salat dalam keseharian.
Salat, ujar Dina, membentuk kepribadian kita dalam keseharian menjadi lebih baik jika memaknai hakikat salat sebagai bentuk penghambaan kepada Allah swt.
Selain itu, Dina yang juga aktif di Forum Daiyah Fatayat NU Lampung, mengajak jamaah untuk semakin sabar dalam menjalani kehidupan.
Isra Mikraj sendiri adalah peristiwa yang diberikan Allah swt khusus kepada Nabi Muhammad saw di saat Rasulullah ditimpa musibah dengan meninggalnya istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib.
Kesabaran itu akan membentuk kepribadian muslim yang lebih baik untuk menjalani kehidupan ini. []

Tinggalkan Komentar Anda