Dapoer Ibu Hayra. | Galih Rahmatullah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Awalnya Aprisia Susanti hanya menyajikan pempek yang sederhana. Itu pun dinilainya sebagai percobaan. Akan tetapi, kini, usahanya itu terbilang sukses.
Aprisia memulai langkahnya dengan meracik hidangan lezat ini sebagai reaksi atas antusias anak-anak dan keluarga serta saudaranya yang begitu menyukainya.
Hasil akhir dari eksperimen sederhana ini telah membawa dampak luar biasa. Itu mendorongnya untuk memulai bisnis yang menghasilkan omzet fantastis, mencapai angka Rp10 juta sampai Rp15 juta per bulan.
Awal Aprisia memulai bisnisnya pada tahun 2017, ia menjual produk bikinannya melalui pesanan online. Kini ia sudah resmi membuka toko kulinernya yang bernama Dapoer Ibu Hayra di rumah sendiri di Gang Seruni Nomor 21, Kampungbaru, Labuhanratu, Bandar Lampung. Ia membuka usaha ini sejak jam delapan pagi sampai jam delapan malam.
Aprisia menawarkan beragam produk, mulai dari pempek, tekwan, lenggang, dimsum, dan aneka minuman. Akan tetapi, ia berfokus untuk menjual olahan ikan, seperti pempek.
Musababnya, kudapan itu adalah yang best seller dari semua produk yang ia jual. Semua menu dibuat sendiri oleh Aprisia.
“Khusus pempek, kami menggunakan bahan ikan ekor kuning,” ujarnya kepada wartalampung.id hari ini di tempat usahanya.
Aprisia juga menggunakan media sosial Instagram @pempekhayra untuk mempromosikan bisnisnya.
Ia mengatakan, kebanyakan pelanggan membeli secara daring dan untuk pembeli yang datang ke tokonya rata-rata ibu-ibu.
Pempek Hayra juga sedang mengadakan promosi spesial yakni makan di tempat bisa mendapatkan diskon 8%-17% bergantung pada jenis makanan. Promosi ini berlaku 23-31 Agustus 2023. [Galih Rahmatullah]
Editor: @adiansaputra27
