Capit Urang. | Masnawati Ali

Wartalampung.id, Metro – Pagi itu tak terlalu cerah bahkan sedikit mendung ketika para pengurus Salimah Metro berkumpul di sebuah taman wisata di sekitaran Metro Utara.
Memasuki taman wisata yang dituju ini yang letaknya tak begitu jauh dari taman wisata Damraman yang lebih dulu dikenal orang memang perlu ekstrasabar.
Pasalnya, kita akan melewati jalan jalan becek apalagi ketika hujan turun pada malam harinya.
Ya, pagi hari Minggu tanggal 23 Januari 2022 para pengurus Salimah Metro berkumpul di Taman Wisata Capit Urang.
Memasuki kawasan Capit Urang kita akan disuguhi area persawahan di sisi kanan dan kiri jalan.
Tak lama setelah melewati area persawahan kita akan sampai di area hutan kecil yang di kanan kiri jalannya dipenuhi dengan pepohonan jambon yang rindang.
Setelah beberapa menit melewati area hutan kecil, sampailah kita di ujung area hutan kecil yang merupakan pintu masuk kawasan Capit Urang.
Tampak saung besar yang bisa menampung banyak orang. Ada orang dewasa dan anak anak dengan kesibukan mereka masing masing.
Selain saung besar tampak ada juga saung yang berukuran kecil untuk duduk dan bercengkerama orang orang dalam jumlah yang lebih sedikit tentunya.
Beberapa pengurus Salimah beserta anak anak mereka tampak berfoto di taman bunga yang berdekatan dengan spot foto yang didominasi dari ban ban bekas yang bervariasi warnanya.
Di kawasan itu juga ada menara yang lumayan tinggi yang bisa digunakan bagi pengunjung yang ingin melihat kawasan di sekitarnya dengan jelas dari atas menara.
Para pengurus Salimah dan pengunjung yang lain juga bisa menaiki perahu dayung yang cukup untuk empat sampai lima orang bila ingin melihat pemandangan dengan rute Capit Urang-Damraman.
Tak hanya itu saja, di area tempat wisata Capit Urang ini bisa juga digunakan sebagai area perkemahan, mancakrida (outbound), tracking sepeda dan motor juga tempat memancing.
Yang pastinya rihlah yang dilakukan para pengurus Salimah Metro itu cukup menyenangkan meski dulunya area di Capit Urang ini merupakan area yang terlupakan dan tidak dilirik.
Tapi kini dengan polesan tangan tangan terampil, area Capit Urang bisa menjadi tempat wisata yang menarik untuk berbagai kegiatan bersama keluarga maupun rombongan.
Setelah melaksanakan berbagai kegiatan dari pagi sampai siang di Capit Urang, seluruh pengurus Salimah Metro yang berjumlah 40 orang itu meninggalkan lokasi tersebut.
Semua membawa pengalaman indah dari kawasan yang dulunya terbuang. [Masnawati Ali, Pengurus Daerah Salimah Kota Metro]
