Bupati Tanggamus Dewi Handajani Hadiri Peluncuran Universal Health Coverege Jaminan Kesehatan Nasional. | Afrizal

Wartalampung.id, Gisting – Bupati Tanggamus Dewi Handajani menghadiri peluncuran Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional sekaligus penyerahan piagam UHC kepesertaan JKN-KIS oleh BPJS Kesehatan di GSG Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Selasa, 22/8/2023.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tanggamus AM Syafi’i, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Vicky Heru Harsanto, Wakapolres Tanggamus Kompol Agung Ferdika, Ketua PN Tanggamus Eva Susiana, Ketua PA Tanggamus Ibrahim Lubis, Kadis Kesehatan Lampung diwakili Kabid Yankes Diyah Anjarini, Asisten II Bidang Ekbang Setda Tanggamus Sukisno.
Kemudian Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruwaya Utamawan, Deputi Direksi Wilayah III BPJS Kesehatan Yudi Bastian, Deputi Direksi Bidang Perluasan dan Kepatuhan Kepesertaan BPJS Kisworo Wati, Kepala BPJS Cabang Bandar Lampung Nuim Mubaraq, para kepala OPD, camat, kepala UPT Puskesmas, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, dan lainnya.
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruwaya Utamawan menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Sebab, 96,04% masyarakat sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat.
UHC merupakan cakupan kepesertaan program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan untuk memastikan minimal 95% dari total jumlah penduduk telah mendapatkan akses finansial terhadap pelayanan kesehatan dengan mendaftarkan dirinya atau didaftarkan menjadi peserta JKN.
Target yang dicanangkan Pemerintah Pusat di tahun 2024 yaitu 98%.
“Mudah-mudahan Kabupaten Tanggamus bisa memenuhi target tersebut dan berharap tahun depan keseluruhan masyarakat sudah terdaftar,” ujarnya.
Komitmen yang tinggi Bupati beserta jajaran dalam memastikan perlindungan kesehatan di Kabupaten Tanggamus, seluruh penduduk sudah dijaminkan melalui JKN-KIS.
Akses pelayanan BPJS kesehatan yang lebih baik kedepan, BPJS akan melakukan transformasi mutu layanan yaitu:
1). Layanan Mudah artinya sebagai peserta aktif JKN, cukup menunjukkan KTP saja sudah dapatkan pelayanan, kita kalau kemana-mana yang selalu dibawa pasti KTP, misalkan dalam keadaan darurat tidak membawa kartu BPJS tidak masalah pasti akan dilayani dengan cukup tunjukkan KTP saja.
2). Pelayanan Cepat. Artinya tidak perlu menunggu lama antri di layanan kesehatan, bisa daftar secara online yang terkoneksi sistem kita di layanan kesehatan.
3). Pelayanan Setara, artinya tidak ada perbedaan dalam pelayanan, tidak ada diskriminasi karena pelayanan, Pelayanan yang mudah, cepat dan setara bisa dirasakan bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Selain itu, BPJS Kesehatan bersinergi dengan program Pemerintah dalam upaya penurunan angka stunting, terangnya.
Bupati Tanggamus Dewi Handajani bersyukur karena program JKN-KIS yang diamanatkan kepada BPJS Kesehatan menjadi program strategis yang mendukung misi Pemerintah Kabupaten terkait penguatan pelaksanaan perlindungan sosial di bidang kesehatan.
Bupati bersyukur dari target 95% yang diprogramkan, Tanggamus sudah mencapai 96,04%. Artinya, sebagian besar masyarakat Tanggamus sudah terjamin kesehatannya.
“Mudah-mudahan tahun depan target 98% yang diprogramkan bisa kita capai,” kata Bupati. [Afrizal]
