Lokakarya Mitra Bentala dan Pemkab Pesawaran. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Gedongtataan – Mitra Bentala dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengadakan lokakarya daerah tentang upaya kebijakan pembangunan berketahanan iklim untuk mengatasi dampak buruk perubahan iklim bagi kelompok rentan di Pesawaran.
Acara berlangsung di aula Pemda dibuka Sekretaris Daerah Wildan yang mewakili Bupati.
Dalam sambutannya, Wildan menyampaikan sangat mendukung acara ini. Apalagi temanya sangat mendukung visi dan misi Bupati Pesawaran yaitu terkait pembangunan berkelanjutan.
Ia menyampaikan, terkait dengan perubahan iklim ini, telah banyak dampak yang dirasakan oleh masyarakat Pesawaran, seperti bencana banjir, kekeringan, angin puting beliung dan banyak lagi.
Untuk itu sangat dibutuhkan perhatian dan dukungan para pihak untuk bersama-sama mengatasi dampak perubahan iklim yang terjadi.
Sementara itu, Direktur Mitra Bentala Rizani mengatakan, Kabupaten Pesawaran menjadi wilayah prioritas nasional untuk aksi pembangunan berketahanan iklim.
Maka, kata dia, sangat dibutuhkan regulasi atau kebijakan untuk mendukungnya termasuk adanya Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Berketahanan Iklim di Pesawaran.
“Kolaborasi para pihak sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Pesawaran Aryaguna yang hadir dalam acara ini menyampaikan sangat mendukung untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
Ia menjelaskan, bencana yang dialami oleh masyarakat saat ini dikarenakan cuaca ekstrem seperti kekeringan dan banjir.
“Dari legislatif, jika diperlukan regulasi oleh eksekutif terkait pembangunan berketahan iklim, silakan. Kami dukung,” kata dia.
Lokakarya dihadiri wakil pemerintah pusat sekaligus narasumber yaitu Irfan Darliaz Yananto (Direktorat Lingkungan Hidup Bappenas dan juga koordinator perubahan iklim nasional).
Narasumber dari Bappeda Pesawaran adalah Adhytia Hidayat, Specialis Program Vicra untuk Perubahan Iklim Moh.Taqi, dan Spesialis Program Vicra Gesi Ramadhaniati.
Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama dan rekomendasinya untuk mewujudkan pembanguan berketahanan iklim di Pesawaran oleh peserta termasuk Bupati Dendi Ramadhona yang hadir di akhir acara. []
