Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

BPS Bandar Lampung Akhiri Lokakarya Inflasi, Ahmad Nasrudin Terbuka Diskusi Mendalam

BPS Bandar Lampung Akhiri Lokakarya Inflasi, Ahmad Nasrudin Terbuka Diskusi Mendalam

Kepala BPS Bandar Lampung Ahmad Nasrudin. | Kezia Permata Sari Sihite

Kepala BPS Bandar Lampung Ahmad Nasrudin. | Kezia Permata Sari Sihite

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Workshop Teknik Penghitungan Inflasi dan Analisis yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung di Hotel Emersia telah berakhir kemarin.

Workshop yang berlangsung selama dua hari ini ditutup oleh Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Ahmad Nasrudin.

Pada penutupan, Nasrudin mengucapkan terima kasih kepada semua peserta dan berharap materi yang disampaikan selama lokakarya dapat bermanfaat.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua peserta. Meskipun materinya mungkin agak sulit, saya berharap apa yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat setidaknya,” ujarnya.

Nasrudin juga berharap workshop ini dapat membuka wawasan peserta terutama dalam hal inflasi.

“Semoga workshop ini dapat membuka wawasan kita semua, terutama dalam hal inflasi, dan semoga setelah ini peserta, khususnya tim TPID, ingin mengetahui apa itu inflasi dan bagaimana langkah yang harus diambil saat inflasi tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, Nasrudin juga menyampaikan kekhawatirannya terkait penggunaan data sebagai kebijakan nasional di masa depan.

“Saya khawatir, semoga tidak dalam waktu dekat, terkait penggunaan data untuk kebijakan pusat akan diambil dari portal satu data Indonesia. Jika itu diterapkan oleh pusat, tentunya kita akan menghadapi masalah jika portal satu data kita belum siap.”

Oleh karena itu, Nasrudin berharap agar kita dapat bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung dengan baik.

Nasrudin juga menawarkan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi lebih lanjut jika ada yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai indikator yang dikeluarkan oleh BPS.

“Dan ada satu lagi, ini hanya untuk membuka wawasan. Jika bapak-ibu ingin mengetahui lebih lanjut, bapak-ibu dapat mengundang kami untuk diskusi lebih mendalam. Ini adalah kewajiban BPS dan bapak-ibu tidak perlu khawatir tentang biayanya. Pokoknya, kami siap untuk memberikan informasi kepada bapak-ibu semua terkait indikator-indikator yang dikeluarkan oleh BPS,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nasrudin menyatakan, “Jadi, jika kita sudah mengetahui cara penyusunannya dan cara pengumpulan datanya, semoga kita semua dapat mengantisipasinya.” [Kezia Permata Sari Sihite]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda