Desliyani Natalia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bertempat di Gedung F305 FEB Unila, pelatihan jurnalitik mahasiswa tingkat dasar (PJMTD) dengan mengangkat tema “build a new characters for journalist” diselenggarakan UKPM-F Pilar Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila, Sabtu, 12/11/2022.
Turut hadir pemateri Desliyani Natalia seorang bloger dan penulis. Desliyani Natalia mendapatkan amanah dari panitia untuk menyampaikan materi tentang bahasa jurnalistik.
Ia memaparkan materi pelatihan dari mengenalkan kembali apa itu jurnalistik, pengertian bahasa jurnalistik, ciri-ciri bahasa jurnalistik, contoh-contoh bahasa jurnalistik hingga teknik reportase. Ia juga memberikan sedikit gambaran terkait seorang jurnalis dan bloger.
“Sejujurnya saya bukanlah seorang jurnalis andal. Saya hanya seorang penulis lepas dan bloger. Dan saya belum banyak memiliki ilmu di dunia jurnalis itu sendiri. Namun, dikarenakan panitia ingin meminta saya menjadi narasumber dengan sudut pandang seorang bloger, dengan bismillah saya menerima undangan untuk menjadi pemateri. Memang blog saya sedikit banyak dengan gaya tulisan reportase, tapi sejatinya itu hanyalah portofolio yang saya abadikan di blog saya saja. Akan tetapi ternyata di situlah panitia melirik saya untuk menajdi narasumberm,” ujar Desliyani Natalia.
Desliyani mengatakan, ia memang menyukai dunia jurnalistik sejak di bangku SMK kelas 11. Ia mengakui guru saya di dunia jurnalistik adalah Adian Saputra.
“Saya banyak belajar dari beliau,” katanya.
Pelatihan jurnalitik mahasiswa tingkat dasar (PJMTD) ini adalah acara penutup dari serangkaian acara Pers For Independent Factuality (Persify) yang diselenggarakan UKPM-F Pilar Ekonomi Unila 1-12 November 2022.
Selain Desliyani Natalia, turut hadir dua pemateri jurnalis lainnya yang menjadi narasumber PJMTD UKPM-F Pilar Ekonomi yakni Dian Wahyu Kusuma selaku Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung, dan Firman Seponada, seorang jurnalis senior.
PJMTD ini ramai dihadiri peserta sejak pagi baik dari anggota magang Pilar Ekonomi, para peserta Persify Competition dan juga para jurnalis mahasiswa se-sirkum provinsi Lampung.
Sanja Agata, ketua pelaksana, mengungkapkan alasan memilih tema “build a new character for jurnalistik” adalah untuk menumbuhkan karakter baru seorang jurnalis yaitu dengan cara meningkatkan dan mengembangkan segala kemampuan mahasiswa atau pers mahasiswa dalam bidang jurnalistik.
Selain PJMTD, rangkaian acara lainnya dalam Persify Pilar Ekonomi tahun ini dimeriahkan dengan lomba jurnalistik yang diikuti oleh peserta dari beberapa universitas di Lampung.
Adapun cabang yang diperlombakan antara lain lomba opini, lomba desain poster, dan lomba short video.
“Diadakan lomba poster, opini, dan short video sebelum PJMTD adalah untuk melatih dan mengembangkan basic skill yang telah dimiliki oleh para pers mahasiswa baik itu di dalam mendesain, menulis, berbicara, dan mengedit video,” kata Sanja. []
