Sekolah Lansia Tunas Mutia BKKBN Lampung. | Sugiono

Wartalampung.id, Bandar Lampung – BKKBN Lampung mencatat, penduduk lansia di provinsi ini setiap tahun terus bertambah. Maka itu, pada usia tersebut, mereka mesti tetap dibekali ilmu pengetahuan dan keterampilan agar bisa mandiri. Mediumnya adalah melalui sekolah lansia.
Demikian dikatakan Deputi Bidang Litbang (Pelatihan dan Pengembangan) BKKBN RI Muhammad Rizal Maratua Damanik saat menyampaikan sambutan di Sekolah Lansia Tunas Mutia BKKBN Lampung, Rabu, 21/6/2023.
“Saat ini ada sekitar 10 persen lansia di Lampung,” katanya.
Kepala BKKBN Provinsi Lampung Nurizky Permanajati mengatakan, Sekolah Lansia yang digagas BKKBN Perwakilan Lampung telah beranggotakan 50 orang lansia dan telah berjalan rutin.
Mereka, kata Nurizky Permanajati, sudah menempuh jenjang S1 kemudian ditingkatkan hingga ke S3. Yang artinya akan bertambah juga wawasan dan ilmu para lansia.
Menurutnya, program Sekolah Lansia bukan sekadar gimik, melainkan pemberian informasi pengetahuan dan menjadi media menambah wawasan dan edukasi.
Selain di Bandar Lampung, kata Nurizky, Sekolah Lansia juga sudah terbentuk tiga unit di Tulangbawang.
Dia juga mengapresiasi kepada lansia yang selalu aktif dalam program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) BKKBN Provinsi Lampung.
Dia berharap, usai kegiatan nanti ada penambahan bekal ilmu untuk disalurkan kepada yang lain. [Sugiono]
