Tim syarhil Quran Miftahul Huda. | Shofia Aulia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mengenakan cadar tak menjadi penghalang peserta lomba syarhil Quran Festival Pesantren Ke-7 gelaran Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung.
Peserta asal tim Miftahul Huda 2004 bernama Yeni Fatmawati tampil memukau.
Ia mengenakan gamis yang sangat anggun dan cadar yang menutupi setengah wajah. Itu tak menghalanginya berpartisipasi mengikuti lomba ini.
Bukan hanya arti ayat suci Alquran yang disampaikan, melainkan juga lagu kolaborasi dan sedikit selingan pantun. Hal itu membuat penonton memberikan aplaus meriah.
Meski di menit-menit akhir penampilan, peserta asal Miftahul Huda ini tetap tenang kala lampu petunjuk di meja juri berubah warna.
“Saya berharap bisa membawa nama baik sekolah,” kata Yeni Fatmawati kepada wartalampung.id.
“Dasarnya mesti ikhlas karena keikhlasan memudahkan perjuangan kami,” ucapnya.
Di akhir penampilan, Yeni melontarkan kalimat motivasi: membaca mengubah dunia. Mereka menutup penampilan dengan gerakan yang kompak. [Shofia Aulia, Anggota Ekskul Jurnalistik Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung]
