Berita Foto Politik

Bandar Lampung PPKM Darurat, Muhammad Suhada Minta Kader PKS Bantu Warga yang Sulit Penuhi Kebutuhan Pokok

Bandar Lampung PPKM Darurat, Muhammad Suhada Minta Kader PKS Bantu Warga yang Sulit Penuhi Kebutuhan Pokok

Muhammad Suhada. | Dokumentasi

Muhammad Suhada. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ketua DPD PKS Bandar Lampung Muhammad Suhada mengajak kader untuk membantu warga yang sulit memenuhi kebutuhan pokok selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat yang  berlaku mulai hari ini, Senin, 12 Juli 2021.

Suhada juga menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya kasus covid-19 di Kota Bandar Lampung.

Diketahui mulai hari ini (12/7) Kota Bandar Lampung menerapkan PPKM darurat selama dua pekan untuk menekan penyebaran virus covid-19 di kota ini.

“Kami mendukung PPKM darurat agar dilaksanakan secara terukur. Namun bersamaan dengan itu kami di PKS juga berharap Pemkot bisa mencari cara yang lebih kreatif dan efektif agar penekanan penyebaran covid-19 dan proses vaksinasi di Bandar Lampung bisa berhasil. Sudah saatnya pemangkasan proses birokrasi agar urusan covid-19 ini cepat selesai,” ujar Suhada dalam rilis.

“Vaksinasi keliling sebagai upaya jemput bola jangan dilaksanakan sekali saja. Seharusnya bisa tiap hari agar bisa terjadi percepatan. Bahkan vaksinasi sebaiknya jangan dipusatkan di puskesmas saja supaya masyarakat bisa bebas vaksin dari mana saja,” tambah Suhada.

Suhada mengajak juga peran serta seluruh elemen masyarakat, anggota dan simpatisan PKS agar bisa tertib melaksanakan anjuran pemerintah guna menghentikan penyebaran virus covid-19.

“Kalau di PKS Bandar Lampung, proses pembinaan anggota sudah kami instruksikan untuk dilakukan secara online. Kegiatan partai juga sebisa mungkin dilaksanakan secara daring,” tambah Suhada.

“Semua anggota juga sudah kami instruksikan untuk saling menjaga tetangga dan sesama anggota PKS di kecamatannya masing-masing agar bisa saling meringankan beban jika ada yang terpapar covid-19,” kata alumnus SMAN 2 Bandar Lampung itu.

Suhada menyoroti terkait keterbukaan informasi soal pasien covid-19 dan juga vaksinasi di Bandar Lampung.

“Website covid-19 Bandar Lampung terakhir di-update 5 maret 2021, di zaman keterbukaan informasi ini seharusnya Pemkot bisa memberikan update informasi secara berkala kepada masyarakat agar semua bisa saling memantau,” tutup Suhada. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda