Workshop Teknik Penghitungan Inflasi dan Analisis. | Kezia Permata Sari Sihite

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung mengadakan Workshop Teknik Penghitungan Inflasi dan Analisis di Hotel Emersia yang berlangsung selama 2 hari, 18-19 Desember 2023.
Workshop hari pertama telah berlangsung dengan mengundang narasumber dari Bank Indonesia, yaitu Tri Setyoningsih. Materi atau diskusi yang dibahas adalah “Mengupas Fenomena Inflasi”.
Tri menjelaskan mengenai laju inflasi di Provinsi Lampung. Pada triwulan IV 2023, laju inflasi di Provinsi Lampung mengalami peningkatan, terutama disebabkan oleh inflasi pada bahan makanan dan minuman, serta inflasi pada perlengkapan rumah tangga.
Laju inflasi di Provinsi Lampung merupakan gabungan dari dua kota, yaitu Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.
Bandar Lampung memiliki kontribusi inflasi yang lebih besar dibandingkan Kota Metro. Sebagai contoh, inflasi di Bandar Lampung pada bulan November mencapai 4,14 persen.
Oleh karena itu, inflasi Provinsi Lampung secara keseluruhan tidak jauh dari angka tersebut, dengan persentase sebesar 89 persen untuk Bandar Lampung dan 11 persen untuk Kota Metro.
Hal ini menunjukkan bahwa Kota Bandar Lampung memiliki pengaruh yang signifikan terhadap inflasi Provinsi Lampung.
Selain itu, dalam presentasinya, Tri juga menyebutkan beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengendalian inflasi.
Antara lain, dinamika harga produsen dan konsumen di Jawa sangat mempengaruhi inflasi hortikultura di Lampung, perubahan iklim yang lebih tinggi di Lampung dibandingkan dengan provinsi lain di Sumatera, peningkatan outflow GKP Lampung ke Jawa pada triwulan III 2023, dan potensi kenaikan permintaan selama periode Pemilu yang berdekatan dengan Idulfitri 1445 H.
Terkait dengan peran Bank Indonesia (BI) bersama perbankan dalam pengendalian inflasi, tugas mereka adalah memprakirakan dan memastikan ketersediaan uang kartal sesuai kebutuhan, menjaga permintaan agar tetap stabil, mendukung produktivitas sektor pertanian di tengah fenomena el nino tahun 2023, serta mendukung hilirisasi komoditas pangan melalui digitalisasi Kartu Petani Berjaya (KPB).
Dalam mengendalikan inflasi, langkah konkret harus dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terutama di Kota Bandar Lampung. Sebab, sebentar lagi ada beberapa momen yang berdekatan seperti Natal, tahun baru, pemilu 2024, dan Idulfitri.
Oleh karena itu, pengendalian inflasi ini harus dilakukan melalui kolaborasi antartim, termasuk TPID. [Kezia Permata Sari Sihite]

Tinggalkan Komentar Anda