Pesawaran

Balai Bahasa Provinsi Lampung Tingkatkan Kompetensi Membaca Kritis Siswa SMA/SMK Se-Pesawaran

Balai Bahasa Provinsi Lampung Tingkatkan Kompetensi Membaca Kritis Siswa SMA/SMK Se-Pesawaran

Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Siswa SMA/SMK di SMA Negeri 1 Kedondong. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kedondong – Balai Bahasa Provinsi Lampung menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Siswa SMA/SMK di SMA Negeri 1 Kedondong, Kabupaten Pesawaran, pada Jumat, 12 September 2025.

Kegiatan ini merupakan program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi tingkat lanjut melalui penguatan keterampilan berpikir kritis, logis, dan analitis dalam memahami teks, baik fiksi maupun non fiksi.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan teknik dan strategi membaca yang memungkinkan mereka untuk menganalisis struktur informasi, mengevaluasi argumentasi, serta menyusun kesimpulan yang rasional, alih-alih hanya memahami isi bacaan secara permukaan.

Kegiatan ini diadakan sebagai respons atas temuan bahwa kemampuan literasi membaca peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah, khususnya dalam aspek berpikir kritis dan analitis. Dalam era informasi yang berkembang pesat, siswa SMA dihadapkan pada berbagai jenis teks yang kompleks dan beragam, baik dalam bentuk cetak maupun digital.

Oleh karena itu, keterampilan membaca kritis dan analitis menjadi sangat penting sebagai bekal mereka menghadapi tantangan akademik dan kehidupan sehari-hari. Membaca kritis memungkinkan siswa untuk mempertanyakan, membandingkan, dan menilai keakuratan serta relevansi informasi, sementara membaca analitis membantu mereka mengidentifikasi struktur argumen dan hubungan antargagasan.

Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Balai Bahasa Provinsi Lampung, Yudo Suryo Hapsoro. Dalam sambutannya, Yudo menyampaikan bahwa literasi tidak sekadar membaca dan menulis.

“Tujuan dari literasi adalah sikap kritis dan pemikiran analitis agar siswa bisa memahami wacana atau kabar yang tersebar di internet maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yudo.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Kepala SMA Negeri 1 Kedondong, Sukma, yang sekaligus membuka acara secara resmi. Sukma berharap para siswa dapat memperhatikan materi yang disajikan dan mengaplikasikan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Materi inti kegiatan disampaikan oleh Eka Sofia Agustina yang berfokus pada Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Siswa SMA. Sesi ini berlangsung interaktif dan dimulai dengan tes awal menggunakan aplikasi daring untuk mengukur pemahaman peserta.

Setelah itu, narasumber menjelaskan tentang berbagai jenis cara membaca, tahapan dalam membaca kritis dan analitis, serta cara membangun pertanyaan yang kritis dan analitis. Materi ini mencakup tahapan berpikir kritis: prabaca, membaca aktif, analisis, evaluasi, dan sintesis.

Setelah mendapatkan materi dari narasumber, para peserta diharapkan mampu mengenali struktur dan informasi utama dalam teks, membedakan fakta dan opini, mengidentifikasi hubungan sebab-akibat, serta mengomunikasikan penilaian mereka secara logis dan komunikatif.

Kegiatan ini juga diharapkan bermanfaat bagi guru pendamping, yang dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pembelajaran di kelas. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda