Rapat dengar pendapat DPD RI dimulai dengan doa untuk korban gempa Maroko. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Ada yang berbeda hari ini di DPD RI di Jakarta. Mengawali rapat dengar pendapat umum, semua yang hadir memulainya dengan memanjatkan doa.
Doa dipimpin langsung Wakil Ketua Komite III DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim. Pria kelahiran Pandeglang, Banten, itu didapuk memimpin doa keselamatan untuk warga terdampak gempa di Maroko beberapa hari lalu.
Hakim memulainya dengan membaca Ummul Kitab Al Fatihah yang dimakmumi semua peserta rapat dengar pendapat. Doa ini diberikan sebagai wujud ketundukan hamba kepada Allah swt dan menyerahkan keselamatan kepada Sang Pencipta.
Semua yang hadir berdoa agar musibah gempa di Maroko tidak menimbulkan korban yang lebih besar. Semua berharap para penyintas diberikan keselamatan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.
Hakim juga mendorong pemerintah bisa memberikan bantuan kepada warga Maroko yang terdampak gempa. Ia juga mendorong warga Indonesia menggalang bantuan untuk saudara mereka di Maroko.
Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 yang mengguncang Maroko bertambah menjadi 2.122 orang dengan ribuan orang lainnya luka-luka.
Di tengah situasi kacau pascagempa, para korban selamat berjuang mencari makanan, air dan tempat perlindungan.
Seperti dilansir Reuters, Senin (11/9/2023), upaya pencarian korban hilang masih berlanjut di desa-desa terpencil yang terdampak gempa yang mengguncang pada Jumat (8/9) malam waktu setempat.
Gempa ini tercatat sebagai yang paling mematikan dalam enam dekade terakhir di negara tersebut.
Laporan terbaru televisi pemerintah Maroko menyebutkan jumlah korban tewas sejauh ini mencapai sedikitnya 2.122 orang, dengan sebanyak 2.421 orang lainnya mengalami luka-luka.
Jumlah korban tewas diperkirakan masih akan bertambah. []
