Audiensi Salimah Lampung Tengah dengan Bupati Musa Ahmad. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Gunungsugih – Pengurus Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Lampung Tengah beraudiensi dengan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad di Rumah Dinas Nuwo Balak, Kamis 29 April 2021.
Ketua PD Salimah Lampung Tengah Ika Swastika Prihantini mengawali kegiatan ini dengan memperkenalkan pengurus yang baru saja dilantik pada Desember 2020 lalu.
Dilanjutkan dengan juru bicara PD Salimah Lampung Tengah, Zahra Mutmainah menyampaikan program-program unggulan Salimah, yaitu:
1. Kopwansyah Salimah, Koperasi Salimah yang telah berdiri sejak 2011 dengan jumlah anggota 24 orang dan dana saat itu 16 juta. Saat ini telah berkembang menjadi 600 juta lebih.
2. Rumah Pendidikan Salimah dengan beberapa program:
– Khitanan massal
– Sister (Sekolah Ibu Salimah Terpadu) dengan mengadakan seminar parenting, seminar ekonomi, dan seminar kesehatan wanita
– Serasi (Sekolah Pranikah)
– Salsa (Sekolah Lansia) di antaranya pemberian bantuan bagi jompo yang kurang mampu
– BQS (Baitul Qur’an Salimah) dengan programnya Lampung Tengah bebas buta huruf Alquran.
“BQS sendiri pernah mengadakan kegiatan Lampung Tengah Mengaji dengan jumlah peserta 1.300 orang. Dan untuk kegiatan sosial, ada kegiatan Jumat berkah dan Salimah setiap tahun mengadakan Salimah Peduli dengan agenda berbagi sembako untuk para dhuafa dan yatim piatu,” tambah Zahra.
Menanggapi program-program Salimah ini, Bupati Musa Ahmad mengucapkan terima kasih karena program Salimah sudah selaras dan diharapkan dapat terus bersinergi dengan program dari pemerintah.
“Data dari Pengadilan Agama menyebutkan angka perceraian di Lampung Tengah semakin meningkat. Diharapkan Salimah bisa ikut serta berkontribusi dalam mengokohkan peran perempuan di keluarga dan juga secara ekonomi. Karena faktor utama perceraian tersebut terkait dengan ekonomi keluarga,” tambah Musa.
Lebih lanjut, Musa Ahmad mengucapkan apresiasinya terhadap program BQS. Ia berharap setelah pandemi berlalu dan siswa dapat belajar tatap muka kembali, akan dicanangkan program pemberantasan buta huruf Alquran.
Melalui Dnas Pendidikan, akan diadakan kegiatan siswa membaca dan menghafal Alquran sebelum kegiatan belajar dimulai.
“Di Lampung Tengah juga akan dibentuk BNN, sebagai salah satu wujud kepedulian pemerintah dalam menanggulangi narkoba yang sudah meluas,” lanjutnya.
Musa menambahkan untuk kegiatan Jumat Berkah dapat terus dilaksanakan dan dapat bekerja sama dengan istri Bupati, Diana.
Manula dan janda yang berhak diberi santunan, dapat menghubungi UPZ Baznas di setiap kecamatan.
Mengakhiri audiensi ini, Ika Swastika menyampaikan proposal kegiatan yang akan dilaksanakan Salimah. Diharapkan, Bupati dapat memberikan dukungan secara penuh agar Salimah terus dapat bekerja untuk perempuan, anak dan keluarga Indonesia. [Hertuningtyas, Humas PD Salimah Lampung Tengah]
