Berita Foto

Ari Rusmasari Paparkan Visualisasi dan Diseminasi Data Peningkatan Pelayanan Statistik

Ari Rusmasari Paparkan Visualisasi dan Diseminasi Data Peningkatan Pelayanan Statistik

Workshop Teknik Penghitungan Inflasi dan Analisis 2023 gelaran BPS Bandar Lampung. | Kezia Permata Sari Sihite

Workshop Teknik Penghitungan Inflasi dan Analisis 2023 gelaran BPS Bandar Lampung. | Kezia Permata Sari Sihite

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Workshop Teknik Penghitungan Inflasi dan Analisis 2023 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung di Hotel Emersia kemarin mengangkat materi “Visualisasi dan Diseminasi Data”.

Materi tersebut disampaikan narasumber dari pranata komputer ahli muda BPS Kota Bandar Lampung, Ari Rusmasari.

Pada tema ini, dibahas mengenai visualisasi dan bagaimana cara memberikan penyebarluasan data yang baik. Ari menjelaskan apa itu visualisasi data dan diseminasi data.

Selanjutnya, Ari menjelaskan enam kunci dalam visualisasi data, yaitu pemahaman konteks, pemilihan grafik yang tepat, pengurangan hal-hal yang tidak penting, fokus pada target perhatian, berpikir seperti seorang desainer, dan pemberian tambahan statistik deskriptif yang mendukung visualisasi data.

Ari juga memaparkan penggunaan visualisasi data dan diseminasi data di BPS Kota Bandar Lampung. Visualisasi data sangat dimanfaatkan dalam kegiatan diseminasi data di kota Bandar Lampung.

“Kami menyampaikan data-data BPS ini melalui publikasi, infografis, video grafis, booklet dan leaflet, serta melalui website BPS Kota Bandar Lampung dan aplikasi digital,” jelasnya.

Ari juga menyebutkan bahwa BPS melakukan beberapa kegiatan promosi seperti pembinaan statistik, serta menggunakan poster Instagram, website WhatsApp, dan Facebook.

Selanjutnya, Ari menjelaskan tentang survei kebutuhan data yang dilakukan oleh BPS. Survei ini bertujuan untuk evaluasi dan pemantauan pelayanan, serta mengkaji ketersediaan data dan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna sebagai wujud dari visi BPS sebagai penyedia data statistik berkualitas untuk Indonesia maju.

“Dari survei ini, kita dapat mengetahui preferensi pengguna data dan jenis data mana yang sering diakses, serta bentuk publikasi yang lebih disukai,” tambahnya.

Seperti instansi lainnya, BPS juga memiliki aturan pelayanan publik, yang didasarkan pada dasar hukum.

Indeks kepuasan konsumen hingga saat ini pada tahun 2023 mencapai 93,00, sedangkan indeks perilaku antikorupsi adalah 96,70 pada tahun yang sama. Angka-angka ini menunjukkan kualitas yang sangat baik.

Dalam pemaparan mengenai pelayanan statistik terpadu, Ari juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat datang langsung untuk mendapatkan konsultasi melalui ruang layanan, atau melakukan konsultasi data online melalui Siadin, yang merupakan salah satu media online pelayanan statistik yang disediakan oleh BPS. [Kezia Permata Sari Sihite]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda