Pabrik tahu milik Tikno. | Muhammad Indra Nur Ikhsan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pengusaha tahu di Bandar Lampung mengeluhkan kenaikan harga bahan baku kedelai dari yang awalnya Rp6.400 melonjak hingga Rp9.300 per kilogramnya.
Erik, pemilik pabrik tahu Pak Tikno di Jagabaya lll, Way Halim, Bandar Lampung mengaku semenjak kenaikan harga kedelai, produksi tahunya jadi menurun.
“Pengaruh, biasanya produksi dari 1 hari sampai 1 ,5 ton. Sekarang imbas kenaikon, turun mencapai 1 ton, ” kata Erik saat ditemui wartalampung.id di pabrik tahu miliknya, Jumat, 15 Januari 2021.
Ia menambahkan untuk mengakali kenaikan harga kedelai, ia memperkecil ukuran tahu.
“Cuma itu yang bisa dilakukan supaya bisa diakali,” kata dia.
Pabrik tahu yang didirikan pada tahun 1945 oleh Tikno ini kemudian diturunkan ke anaknya, lalu ke cucunya yaitu Erik.
Kedelai yang digunakan selama ini kedelai import dari Amerika Serikat. [Muhammad Indra Nur Ikhsan]
