Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Anggota DPRD Kalimantan Timur Yenni Eviliana Kunjungan Kerja ke BPKAD Lampung

Anggota DPRD Kalimantan Timur Yenni Eviliana Kunjungan Kerja ke BPKAD Lampung

Yenni Eviliana dan Marindo Kurniawan. | wartalampung.id

Yenni Eviliana dan Marindo Kurniawan. | wartalampung.id

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota Komisi iV DPRD Kalimantan Timur yang membidangi pendidikan Yenni Eviliana melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung, Rabu, 26/1/2022. Yenni diterima Kepala BPKAD Lampung Marindo Kurniawan.

Yenni mengatakan, ia ingin menggali informasi tentang pengelolaan aset di Lampung, khususnya yang terkait dengan dunia pendidikan sebagai tugas pokoknya di DPRD Kalimantan Timur. Yenni mengatakan, kesuksesan dunia pendidikan mesti ditunjang dengan dukungan keuangan daerah. Dengan begitu, asa menjadikan pendidikan sebagai persemaian tunas bangsa yang berkarakter baik bisa direalisasikan.

Yenni menilai, kesuksesan pendidikan di daerah salah satunya ditunjang dari alokasi anggaran oleh pemerintah dan dewan setempat. Dalam pemerintahan, peran lembaga seperti BPKAD dinilai penting. Maka itu, ia ingin menggali lebih dalam bagaimana bentuk dukungan daerah Lampung terhadap pendidikan di provinsi ini.

Marindo Kurniawan menyambut baik kunjungan kerja ini. Ia senang berbagi informasi untuk kebaikan dunia pendidikan ditinjau dari sisi dukungan anggaran daerah.

Marindo mengatakan, sejauh ini pendidikan di Lampung ditunjang oleh anggaran daerah yang dinilai mencukupi. Marindo mengakui, kebutuhan bujet pendidikan memang tinggi. Namun, dengan keberpihakan pemerintah daerah, hal itu bisa dicapai.

Marindo juga mengatakan, memang membutuhkan partisipasi banyak pihak untuk benar-benar mencukupi kebutuhan anggaran sekolah khususnya SMA yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah provinsi.

Oleh sebab itu, pihak pemerintah tentu membutuhkan banyak dukungan dari pemangku kepentingan lainnya.

Yenni menyarankan agar dunia pendidikan mendapat asupan memadai dari perusahaan besar yang ada di sini. Dengan corporate social responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan, institusi pendidikan bisa mendapat tambahan untuk menutup kebutuhan di sekolah.

Yenni menambahkan, dari kunjungan kerjanya ke SMAN 2 Bandar Lampung kemarin didapati informasi bahwa kebutuhan pembinaan kesiswaan, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, juga membutuhkan anggaran yang besar. Ini bisa dipenuhi dengan peran serta orangtua murid dan pihak swasta.

Yenni mengatakan, cakupan keberhasilan pendidikan juga salah satunya dinilai dari kesuksesan mengoptimalkan potensi siswa dalam bidang nonakademik. Misalnya, prestasi dalam olimpiade mata pelajaran, olimpiade bidang olahraga, dan juga bidang seni budaya. []

 

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda