Anak-anak Pulau Tegal Kabupaten Pesawaran mengumpulkan uang untuk korban bencana alam. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Air mata Regina Locita Pratiwi mengenang. Sedikit lagi jatuh. Tidak berderai memang. Tapi air mata itu lebih pada luapan perasaan bahagia dan terharu.
Kepala Program Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) itu nyaris nangis bombay kala melihat foto-foto. Bukan sekadar foto biasa. Foto yang dilihat Regina adalah anak-anak Pulau Tegal di Kabupaten Pesawaran.
Dalam foto, anak-anak itu menghitung uang di plastik kresek. Uang itu bukan milik mereka. Duit recehan itu hendak mereka sumbangkan ke ACT.
Mereka juga ingin berkontribusi membantu korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan. Pembimbing mereka di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang memberi tahu ada banyak musibah di tanah air.
Lepas itu, anak-anak ini berkeliling dari rumah ke rumah. Mereka mengetuk pintu juga nurani penghuni rumah untuk ikut berderma. Bahwa ternyata ada saudara se-Tanah Air yang sedang dilanda kesulitan.
Uang hasil pengumpulan itulah yang kemudian diberikan ke ACT untuk disalurkan ke korban bencana alam.
“Saya salut sama mereka,” kata Regina kepada wartalampung.id hari ini
Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni tak kalah terharu. Ia hanya mampu mendoakan agar anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan saleha juga pintar ilmu pengetahuan serta punya empati yang tinggi. Aamin. [Sugiono]
