Berita Foto Ruwajurai Tanggamus

Alami Pelecehan Seksual, Pegawai Puskesmas di Kecamatan Wonosobo Ini Laporkan Atasan ke Polres Tanggamus

Alami Pelecehan Seksual, Pegawai Puskesmas di Kecamatan Wonosobo Ini Laporkan Atasan ke Polres Tanggamus

RF melaporkan pelecehan seksual yang ia alami. | Zairi

RF melaporkan pelecehan seksual yang ia alami. | Zairi

Wartalampung.id, Tanggamus – Merasa dilecehkan secara seksual, RF (24), pegawai Puskesmas Siringbetik Kecamatan Wonosobo, melaporkan MZ (53), Kasubbag TU puskesmas setempat, ke Polres Tanggamus. Sabtu (9/1)

RF melapor dan membuat laporan polisi (LP) di ruang SPKT dengan membawa bukti laporan bernomor TBL/30/1/2021. Kepada wartalampung.id, RF menjelaskan, hari Jumat sore sekirapukul 17:30, ia bersama dua rekannya bertugas di puskesmas rawat inap tersebut.

Saat itu, MZ datang memanggil dirinya ke ruangannya untuk menginput data. Di ruangan itu, RF disuruh menginput data dirinya sendiri dengan rangkaian kata-kata yang tidak pantas diungkapan seorang atasan.

“Dia bilang dan tanya ke saya, kamu lagi hamil atau menyusui,” kata RF menirukan  MZ.

RF mengatakan, kalau anaknya sudah minum susu sambung.

MZ kemudian mengatakan, “Baguslah kalau begitu, berarti susunya buat saya saja.”

MZ kemudian mengusap-usap perutnya. Kata RF, ia mencoba menghindari dengan sopan supaya alasannya itu tidak tersinggung.

“Dengan berbagai trik dan gayanya, dia pun menyalami tangan saya lalu diangkat ke keningnya dan diciumnya dua kali,. Ia lalu merangkul dengan memasukan tangannya ke dalam jilbab lalu membelai rambut saya, dengan ucapan rambutmu indah dan panjang,” kata RF.

RF berharap dengan laporan yang ia buat MZ dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku, sebagai efek jera dan agar tidak mengulangi perbuatan yang tidak pantas epada pegawai lain.

Saat dihubungi wartalampung.id,  MZ mengatakan, dirinya belum paham kenapa ia dilaporkan atas perbuatan tidak menyenangkan.

MZ berdalih, ia tidak masuk kerja dan sedang sakit dan masih dalam pengontrolan kesehatan di rumah sakit. [Zairi]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda