Bantuan IZI Lampung untuk Ardan yang mengalami luka bakar. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Hati-hati jika ingin membakar sampah apalagi dengan menggunakan bensin. Jangan sampai malah mencederai diri sendiri. Ini terjadi pada M. Ardan Naufal (17 tahun), warga Beringin Raya, Kemiling, Bandar Lampung. Ia mengalami luka bakar cukup parah sekitar 40% di sekujur tubuhnya.
Ketika Laznas IZI Lampung minggu kemarin berkunjung ke rumahnya untuk silaturahmi sekaligus juga memberi bantuan biaya pengobatan, terlihat kulit di kedua paha dan perut melepuh karena bekas terbakar. Terparah adalah tangan kiri yang kulitnya sampai terkelupas dan terlihat memerah akibat terbakar api.
Menurut pengakuan Deru Ramajaya, ayahnya, anaknya tersebut membakar sampah dengan menggunakan botol yang berisi bensin kemudian menyiramkannya ke tumpukan sampah yang ternyata sudah ada bara kecil di dalamnya.
“Ketika disiram, api langsung menyambar tangan kiri anak saya yang memegang botol berisi bensin kemudian merembet ke bagian tubuh lainnya,” kata Deru hari ini kepada wartalampung.id.
“Ketika dibawa ke RSUD Cokrodadi anak saya bisa berobat gratis dan berhubung sekarang kondisi sedang corona maka anak saya disarankan pihak RS untuk berobat jalan. Hanya ada beberapa obat yang memang kami harus membeli sendiri dan harganya cukup mahal,” tambah Deru.
Tentunya ini cukup membebani keluarga Pak Deru karena ia sendiri sehari-harinya bekerja sebagai ojek pangkalan yang tidak memiliki penghasilan tetap. Sementara sang istri hanya seorang ibu rumah tangga.
“Alhamdulillah IZI Lampung melalui Program Lapors (Layanan Pendampingan Orang Sakit), bisa berkesempatan sedikit membantu kesulitan keluarga Deru,” kata Tomy Youngki, Kabid Pendayagunan IZI Lampung.
“Bantuan dana yang kami berikan ini berasal dari para dermawan yang selama ini telah memercayakan dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui IZI Lampung,” terang Tomy. [Adriansyah/IZI Lampung]
