
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Budaya lokal adalah warisan nenek moyang yang harus dikembangkan. Seiring berjalannya waktu, budaya lokal yang kian tergerus zaman menjadi sangatlah langka di telinga masyarakat.
Tapi, hal ini sangatlah menyedihkan jika pemuda lokal yang terlahir di sebuah suku dan wilayah sudah tidak mengindahkan bahasa nenek moyangnya. Hasilnya, bahasa hanya jadi materi pelajaran di sekolah. Bukan jadi kebanggaan yang menjiwa.
Ada yang unik dalam pelantikan pengurus DPW PKS Lampung hari ini di aula kantor partai setempat. Pelantikan pengurus partai politik yang pada umumnya menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, kali ini dibawakan oleh MC menggunakan bahasa lokal, yaitu bahasa Lampung. Sang MC, Ahmad Rosep, adalah kader dan pengurus PKS Lampung.
Mengusung nilai-nilai nasionalis dengan didahului menyamyikan lagu Indonesia Raya, PKS Lampung siap berkomitmen untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya lokal.
Ahmad Mufti Salim, Ketua DPW PKS Lampung, mengatakan, ia bahagia karena pelantikan bisa diselenggarakan dengan baik. Bahkan, dihadiri langsung Presiden PKS Ahmad Syaekhu melalui daring.
Sang MC, Ahmad Rosep, bahkan mempertunjukkan kesenian lisan Lampung kepada Presiden PKS Ahmad Syaekhu.
“Gantaku biyan sina kham jejama/Hadir kham jejama di kantor Partai Keadilan Sejahtera/di kantor Partai Keadilan Sejahtera kham kumpul jejama/Berbuat untuk bangsa dan negara/Untuk kemakmuran jejama/Untuk kemakmuran jejama beguai sai bermakna/Untuk ukhip bahagia jak dunia sampai surga//. [Ovi]
