Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Agus Djumadi Minta Pemkot Bandar Lampung Rangkul Pedagang Pasar Smep

Agus Djumadi Minta Pemkot Bandar Lampung Rangkul Pedagang Pasar Smep

Agus Djumadi (kiri) bersama pedagang Pasar Smep. | Dokumentasi

Agus Djumadi (kiri) bersama pedagang Pasar Smep. | Dokumentasi

Wartalampung.id  Bandar Lampung – Anggota DPRD Bandar Lampung Agus Djumadi meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung untuk merangkul semua pedagang Pasar Smep.

Menurut Agus, para pedagang sebagai penggerak ekonomi pasar sudah cukup bersabar menanti selama lebih dari 8 tahun terkait penyelesaian pembangunan pasar ini.

Ia meminta jangan sampai membuat mereka kecewa lebih dalam ketika Pemkot dengan memberi janji manis kepada para pedagang, sementara tata kelola, sarana prasarana serta sistim pengelolaan pasar lainnya belum siap, di sisi lain lapak penampungan sementara mereka telah dibongkat.

“Kita menanti keseriusan pengelolaan pasar SMEP ini dengan dibukanya akses pasar agar tidak berada di dalam misalnya yaitu membongkar ruko bagian depan dan dibukanya jalan masuk pasar agar lebih lapang dan pembeli pun tidak segan untuk datang,” kata Agus, Jumat (22/10).

Anggota komisi II ini juga meminta Pemkot melalui dinas perdagangan bersama paguyuban pedagang beserta seluruh stakeholder pasar lainnya untuk membangun dan memajukan pasar SMEP ini khususnya untuk menjadikan pasar tradisional menjadi naik kelas yang lebih modern, bersih dan nyaman.

Mengingat pasar SMEP akan dijadikan pasar percontohan untuk Bandar Lampung sebagai tuan rumah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Nasional 2022, maka sudah sepatutnya pengelolaan pasar dilakukan secara profesional, pendataan dilakukan secara benar dan menyeluruh, jangan sampai pedagang yang telah lama berjualan malah tidak kebagian kios,” kata Agus.

Pasar SMEP yang berada di jantung kota dan strategis diantara pasar legenda besar Bandar Lampung lainnya yaitu pasar bambu kuning dan pasar gintung. Ketiga pasar ini merupakan pusat pertumbuhan ekonomi yang tidak sedikit menyumbang PAD pada masa emasnya

Kini harapan besarnya pemkot lebih serius membangun dan mengembangkan pasar ini agar lebih naik kelas melalui program modernisasi pasar tradisional. Kuncinya berkomunikasi dengan pedagang dan paguyuban, lengkapi sarana dan prasana pasar, jaga kebersihan, kelola administrasinya dengan baik.

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda