Berita Foto Politik

Aep Saripudin Setuju Putusan MK Proporsional Terbuka, Caleg Semangat Raih Suara Maksimal

Aep Saripudin Setuju Putusan MK Proporsional Terbuka, Caleg Semangat Raih Suara Maksimal

Aep Saripudin (baju oranye) menggelar sosialisasi ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. | Dokumentasi

Aep Saripudin (baju oranye) menggelar sosialisasi ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung Aep Saripudin menyatakan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sistem pemilu dilakukan secara proporsional terbuka sudah sesuai dengan sila ke-5 Pancasila.

Hal tersebut dikemukakan Aep di hadapan peserta sosialisasi Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (IPWK) yang dilaksanakan di halaman kantor DPTW PKS Lampung, Sabtu (24/6).

Menurut Aep, putusan tersebut sangat memberikan rasa keadilan baik bagi para caleg maupun masyarakat pemilih.

Bagi para caleg merasa adil dengan adanya sistem terbuka, sedangkan bagi masyarakat yang memilih, mereka bebas menentukan calon pilihannya secara personal tidak ditentukan partai politik. Nilai tersebut sesuai dengan sila ke-5 Pancasila.

Aep berujar, keputusan MK memenuhi rasa keadilan semua pihak, caleg merasa adil, masyarakat yang memilih juga merasa adil.

Caleg, kata dia, bisa berkompetisi secara maksimal karena yang akan duduk mewakili rakyat adalah yang meraih suara terbanyak.

Begitu juga masyarakat, merasa adil karena langsung memilih calon yang disukainya.

Sementara itu, dalam kegiatan IPWK tersebut, narasumber pertama Oktaviantinala, aktivis sosial sekaligus pengurus Yayasan Nabbay Hanggum, menjelaskan, nilai-nilai Pancasila dapat juga tercermin dari situasi lingkungan di antaranya kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah, limbah, dan lingkungan.

Narasumber selanjutnya Nenden Tresnanursari, mantan anggota DPRD Provinsi Lampung 2004-2014. Ia menjelaskan nilai kebangsaan bisa dimulai dari kegiatan kecil, misalnya, kebersamaan masyarakat dalam gotong royong.

Tujuan semua itu adalah semakin erat persatuan dan kesatuan walau berbeda pilihan dalam kontestasi pemilu. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda