Abdul Hakim mengisi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di kampus Darmajaya. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim mengisi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di kampus Darmajaya hari ini, Ahad, 7 Februari 2021. Tema yang diusung kali ini adalah “Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam timbangan syariat. Kajian Pancasila dari aspek nukhush dan maqashid”.
Selain Abdul Hakim, dosen FISIP Universitas Lampung Dedy Hermawan dan dosen hukum Universitas Lampung Zulkarnain Ridwan juga menjadi pembicara. Acara dipandu moderator dosen Darmajaya Yuri Fitriyan.
Abdul Hakim menjelaskan bahwa Pancasila adalah hasil konsensus bersama pendiri bangsa. Pancasila adalah intisari perasaan bangsa Indonesia yang juga diakui oleh Bung Karno sebagai salah satu pencari Pancasila.
Abdul Hakim mengatakan, ada pihak-pihak yang ingin kembali ke belakang dengan memeras Pancasila menjadi Ekasila. Padahal, lima sila dalam Pancasila sudah sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia.
Kata Abdul Hakim, penempatan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama juga menjadikan agama sebagai landasan Pancasila. Agama, kata Abdul Hakim, memandu manusia untuk berbuat baik.
Sosialisasi dihadiri kurang lebih 50 orang dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Abdul Hakim mengajak semua peserta untuk menempatkan 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) sebagai kesadaran kolektif. []
