Berita Foto Politik

Abdul Hakim Serap Aspirasi di Ponpes Roudlatul Ulum Sungkai Selatan

Abdul Hakim Serap Aspirasi di Ponpes Roudlatul Ulum Sungkai Selatan

Abdul Hakim. | Dok

Abdul Hakim. | Dok

Wartalampung.id, Sungkai Selatan – Wakil Ketua Komite IV DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim melakukan silaturahmi dan serap aspirasi di Pondok Pesantren Roudlatul Ulum Sungkai Selatan, Lampung Utara, Jumat, 28/10/2022.

Ia bersama dengan dengan Bank Indonesia Wilayah Lampung dan Pengurus Hebitren Lampung.

Pimpinan pondok KH Erwinto menyambut baik kegiatan ini untuk pemberdayaan ekonomi pesantren khususnya wilayah Lampung Utara dan Way Kanan, dan Lampung pada umumnya.

Gus Hasanuddin selaku Ketua Hebitren Lampung mengatakan, Hebitren adalah perhimpunan pondok pesantren dalam rangka bisnis ekonomi dan umat. Ia mengatakan, lembaga ini memiliki komitmen membangun ekonomi secara berjamaah.

Hebitren, ujarnya, diinisiasi oleh Bank Indonesia dalam rangka membina ekonomi pesantren. Menurut dia, pada pertengahan 2022, sudah 18 pesantren yang dibina oleh Bank Indonesia Perwakilan Lampung.

Hasanuddin menjelaskan, keberadaan Hebitren bisa memberikan energi positif terhadap pesantren di Lampung. Dengan harapan bisa membantu biaya operasional pesantren.

Kata Hasanuddin, pesantren yang sudah dibina oleh Bank Indonesia bisa menjadi contoh pesantren lain dan memberikan motivasi untuk pesantren lain dalam rangka kemandirian ekonomi.

Budiyono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Lampung, dalam sambutannya, menjelaskan, Bank Indonesia sebagai lembaga negara salah satu fungsi dan tugas adalah menjaga kestabilan ekonomi negara.

Fungsi kedua mendorong ekonomi tumbuh dan berkembang. Ekonomi syariah dilaksanakan dan didorong untuk berkembang. Salah satunya dengan pengembangan kemandirian ekonomi pesantren.

“Hebitren menjadi salah satu solusi,” ujarnya.

Abdul Hakim dalam sambutannya mengatakan, tugas penting dalam pesantren adalah melanjutkan tugas kenabian dan kerasulan untuk membangun peradaban. Hebitren, kata dia, menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan perekonomian pesantren agar supaya lebih mandiri. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda