Abdul Hakim (foto diambil sebelum masa pandemi). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim sedang memperjuangkan adanya alokasi anggaran untuk keperluan infrastuktur fasilitas pelayanan kesehatan. Poin ini dinilai Abdul Hakim penting khususnya dalam masa pandemi covid-19.
Abdul Hakim mengatakan, alokasi anggaran untuk keperluan infrastuktur fasilitas pelayanan kesehatan seharusnya diprioritaskan untuk masyarakat. Akses kesehatan masyarakat terhadap layanan kesehatan dinilai meningkat selama pandemi. Selain alokasi untuk membayar tenaga kesehatan, yang tak kalah penting adalah bujet untuk infrastruktur fasilitas pelayanan kesehatan.
Puskesmas misalnya, menurut Abdul Hakim, mestinya dalam periode tertentu ada pembenahan dan renovasi. Sehingga gedung layanan itu benar-benar nyaman untuk dijadikan sarana kesehatan. Semua kelengkapan di dalamnya, kata dia, mesti disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kenyamanan, kata senator Lampung itu, adalah yang utama.
Ia berjanji akan menyuarakan ini ketika bertemu dengan kepala daerah dan Dinas Kesehatan di setiap kota dan kabupaten. Ia berharap, semua infrastruktur layanan kesehatan semakin tahun semakin prima.
“Tidak boleh lagi ada gedung puskesmas termasuk puskesmas rawat inap yang buruk. Kesannya tidak baik kepada masyarakat. Jika infrastruktur layanan kesehatan bagus, tingkat kepercayaan masyarakat pun semakin tinggi.
Abdul Hakim ingin, beberapa contoh infrastruktur kesehatan di daerah lain yang bagus dan mantap menjadi contoh untuk di Lampung.
Fasilitas di dalamnya pun mesti disiapkan, misalnya ruang tunggu yang nyaman, ruang menyusui untuk ibu-bu, ruang bermain anak, dan sebagainya.
“Itu membutuhkan keseriusan dari tiap pemerintah daerah dalam menganggarkan,” tutup Abdul Hakim. []
