Abdul Hakim
Wartalampung.id, BANDAR LAMPUNG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal daerah pemilihan Lampung, Abdul Hakim, memberikan atensi serius terhadap laporan dan kekhawatiran masyarakat mengenai pelaksanaan kegiatan pengenalan kampus bagi mahasiswa baru.
Secara khusus, Senator Abdul Hakim meminta jajaran rektorat dan dosen di kampus, termasuk Universitas Lampung (Unila), untuk memperketat pengawasan dan pendampingan terhadap panitia kegiatan.
Pernyataan ini dikeluarkan menyusul adanya masukan terkait potensi terjadinya tindakan semena-mena oleh oknum mahasiswa senior (kakak tingkat/kating) yang bertindak sebagai panitia pelaksana. Abdul Hakim menegaskan pentingnya komitmen perguruan tinggi dalam melindungi hak-hak dasar mahasiswa.
Abdul Hakim menekankan agar setiap rangkaian acara mahasiswa baru wajib diserahkan dan dilepas secara resmi oleh pihak fakultas maupun jurusan sebelum dilaksanakan.
Langkah ini penting guna memastikan bahwa standar operational procedure (SOP) dan nilai-nilai edukasi tetap terjaga.
“Sebaiknya sebelum acara atau apa pun dimulai, diserahkan secara resmi dulu oleh fakultas atau jurusan, dan diingatkan kembali mengenai standar kegiatannya. Kita harus mengantisipasi agar tidak ada oknum atau kelompok yang memanfaatkan momentum ini demi kepentingan pribadi yang tidak jelas,” ujar Abdul Hakim.
Lebih lanjut, mantan anggota DPR RI ini meminta kepada para dosen, terutama yang memiliki fungsi struktural dan kewenangan di kampus, untuk turun langsung mendampingi kepanitiaan.
Pengawasan melekat ini diharapkan mampu meminimalkan ruang gerak tindakan perpeloncoan atau kekerasan fisik dan psikologis.
Abdul Hakim secara langsung meminta Rektor Unila beserta jajarannya mencermati aspirasi tersebut dengan saksama. Kampus harus menjadi ruang yang aman, inklusif, dan bebas dari intimidasi. []

Tinggalkan Komentar Anda