Alumni Pelayaran Kebangsaan angkatan 1-7 reuni akbar virtual. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pembahasan mengenai kemajuan dan kebangsaan Indonesia sangat menarik. Alumni Pelayaran Kebangsaan angkatan 1 sampai dengan angakatan 7 melaksanakan reuni akbar virtual yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2021.
Reuni ini akan menghadirkan pemantik diskusi dari perwakilan angkatan 1, yaitu Cecep Rukendi, perwakilan angkatan 2 Amir Burhanudin, perwakilan angkatan 3 Awal Noviana Rahmawati, perwakilan angkatan 4 Karuniana Dianta, perwakilan angkatan 5 Wahid C Ady, perwakilan angkatan 6 Pipit Andriani, perwakilan angkatan 7 Emy Marlesi, dan moderator Merry Mardianti.
Kegiatan ini bertujuan menjalin silturahmi antarangkatan dan memberikan masukan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Kegiatan ini diisi dengan berbagai acara, di antaranya diskusi, penampilan kreasi seni, pemutaran video dokumentasi, dan lainnya.
Dua puluh tahun yang lalu, Pelayaran Kebangsaan Mahasiswa Indonesia dicanangkan sebagai program bersama antara Kemdikbud dan Kemenpolkam.
Sebuah kegiatan yang melibatkan perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi di seluruh pelosok Nusantara dan taruna Akademi Militer, Akademi Angkatan Udara, Akademi Angkatan Laut, dan Akademi Kepolisian untuk sama-sama berdiskusi dan merusmuskan rekomendasi terkait ipoleksosbud hankam.
“Apa yang telah kami diskusikan dua puluh tahun yang lalu terwujud hari ini,” tutur Amir Burhanudin, salah satu pemantik.
Semua pemantik diskusi menyampaikan pengalaman yang luar biasa didapatkan selama berlayar mengarungi lautan Indonesia dan menguatkan makna pentingnya bersama membangun bangsa.
Sementara itu, Cecep menjelaskan pengalaman tentang kondisi keberagaman komponen peserta pelayaran kebangsaan. Semua peserta berbeda-beda tetapi untuk tujuan yang sama yaitu membangun bangsa.
Awal menjelaskan, kondisi kebangsaan kita yang saat ini sedang pandemi membutuhkan partisipasi semua. Ia mengatakan, harus memotivasi semua pihak untuk kemajuan agar keluar dari pandemi covid-19.
Hal yang sama disampaikan pemantik diskusi Dianta, Wahid, dan Pipit. Pemantik diskusi terakhir dari angkatan 7 Emi berharap kenangan dalam kapal dapat diterapkan dan kegiatan ini dilanjutkan secara rutin.
Emi juga menyampaikan tentang semangat dan jaringan pelayaran kebangsaa sangat kuat dan produktif.
Kegiatan ini dihadiri alumni Pelayaran Kebangsaan angkatan 1-7 sebanyak 200 orang. Kepanitiaan kegiatan ini, di antaranya Misbah Fikrianto, Merry Mardianti, Aidil Syah Putra, Fitria Setyaningrum, Yusdi, Prama Widayat, Wiwit Sandria, dan Sulaiman Sulang.
Pada sesi diskusi, Bismo yang sekarang menjabat Wakapolres Jakarta Barat, menyampaikan dukungan, apresiasi dan berharap kegiatan ini dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas.
Pengalaman dan membangun jaringan merupakan hal yang sangat penting. Bimo mengatakan, kegiatan seperti ini sangat baik untuk menyatukan dan memberikan manfaat untuk semua.
Sementara itu, perwakilan peserta lainnya, Heru Wisnu, mengatakan, semangat mahasiswa dan semua pada saat berlayar sangat baik, bagaimana sekarang meneruskan serta mengabdikan dengan kontribusi positif kepada Indonesia.
Heru Wisnu merupakan peserta yang sekarang bekerja pada Sekretariat Militer Kementerian Sekretariat Negara. Heru sangat terbuka untuk semua alumni yang ingin merajut komunikasi dan melakukan kunjungan ke daerah Kementerian Sekretariat Negara.
Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan penguatan jaringan, serta peningkatan kesehatan untuk semua.
Misbah berharap, reuni akbar Alumni Pelayaran Kebangsaan dapat memberikan manfaat yang baik, memberikan wahana untuk membangun jaringan, dan dilanjutkan dengan kegiatan yang positif.
“Semoga kita semua dapat menjadikan momentum 76 Kemerdekaan Indonesia dengan aktivitas yang baik, memberikan kontribusi untuk bangsa Indonesia. Kita semua berperan untuk mewujudkan #IndonesiaTangguh #IndonesiaTumbuh,” kata dia.
Misbah Fikrianto menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para pemantik dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Demikian rilis. []
