Kontes Robot Nasional 2021 gelaran Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia sukses menggelar Kontes Robot Teknokrat Tingkat Nasional 2021. Ini merupakan rangkaian dari kegiatan Teknokrat Festival dengan tema “Student Creativity During the Pandemic For Advances In Robotic Technology”. Acara dihelat Minggu, 25 Juli 2021.
Total Peserta pada kegiatan ini adalah pada Line Follower Race 12 tim, Line Follower Transporter 8 tim, dan roket air 12 tim. Semua tim berasal dari 12 sekolah dari 10 kabupaten/kota dari 6 provinsi di Indonesia.
Adapun pemenang lomba kategori Line Follower Transporter:
Juara 1 : Elite Jaya (SMKN 2 Surabaya)
Juara 2 : Anak IFul (SMA YP Unila)
Juara 3 : Tukang Molor (SMK Gajah Mada Bandar Lampung)
Pemenang lomba kategori Line Follower Race:
Juara 1 : Chibi-Chibi (SMA YP Unila)
Juara 2 : Phoenix (MAN 2 Jakarta)
Juara 3 : Matara (MAN 3 Jombang)
Pemenang lomba kategori Roket Air:
Juara 1 : Ekstrozone (SMK Gajah Mada Bandar Lampung)
Juara 2 : Angkasa Smanila (SMA YP Unila)
Juara 3 : Tim 1 Madaliyansya (MAN 1 Bandar Lampung)
Penanggung Jawab Kegiatan Kontes Robot Teknokrat adalah Akhmad Jayadi, S.Kom., M.Cs. Kemudian Ketua Teknokrat Festival 2021 Eko Bagus Fahrizqi, S.Pd., M.Pd.
Eko Bagus Fahrizqi mengatakan, kontes robot ini diikuti dengan antusias oleh peserta meski secara virtual. Kontes diadakan untuk meningkatkan kemampuan robotik siswa di Indonesia.
Selain itu, mengakrabkan teknologi ke kalangan pelajar. Sehingga, penggunaan teknologi canggih juga diminati oleh siswa sejak jenjang SMA.
Eko mengatakan, kemampuan semua peserta cukup baik. Mereka dinilai mampu merakit robot sesuai dengan tema lomba. Penilaian, kata dia, dilakukan seobjektif mungkin sehingga menghasilkan pemenang yang memang benar-benar berkualitas.
Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, kontes robot ini memang ditunggu pelajar se-Indonesia. Apalagi Teknokrat memang dikenal dengan rancang robot yang berkualitas di Indonesia.
Kontes semacam ini, ujar Mahathir, bisa memacu semangat pelajar untuk lebih dalam menguasai teknik robotik. Sehingga, teknologi ini benar-benar bisa diaplikasikan di lapangan dengan mudah.
Selain itu, dengan kontes ini memungkinkan pelajar berkreasi menghasilkan robot yang kelak memang membantu keseharian manusia.
Teknologi, ujar Mahathir, akan memudahkan orang dalam era sekarang dan masa depan. Pandemi covid-19 ia nilai tidak lantas membuat semangat pelajar berkreasi menjadi terhenti.
Justru, ujar dia, dengan adanya kontes semacam ini, memacu pelajar untuk meraih prestasi yang membanggakan. Selain itu, juga bisa meningkatkan skill mereka dalam bidang tersebut. [Sugiono]
