Wawa. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Najwa Alvia Syakira terbilang istimewa jika dibandingkan dengan anak seusianya. Gadis kecil kelahiran Palembang, 8 Maret 2011 ini sekarang jadi perbincangan di Bandar Lampung.
Suara Wawa, demikian sapaan akrabnya, terbilang bagus. Suaranya demikian merdu dan indah sekali. Sejak kecil, kata Masayu, orangtua Wawa, sudah kelihatan jiwa seninya. Suaranya memang bagus dan tidak malu tampil di depan umum. Kini Wawa kelas 4 di SDN 1 Palapa, Bandar Lampung.
Sejak setahun terakhir, orangtuanya memasukkan Wawa ke Pondok Daud untuk melatih vokalnya. Harapannya tentu saja suara dan vokalnya makin bagus.
Wawa bukan sekadar piawai dalam bidang tarik suara. Ia juga memiliki bakat mentereng di bidang lain. Wawa bahkan sempat menjadi juara 1 pemilihan talent di Balai Sarbini Jakarta, tahun 2019. Wawa juga masih sepupu dengan artis terkenal Dea Imut. Keduanya sering bertemu pada acara keluarga.
Gadis cilik berdarah Palembang ini kini rutin mengisi acara anak di TVRI. Dengan diasuh Bunda Iin Mutmainnah, Wawa menjadi bintang pada acara itu. Saking bagusnya suara Wawa pada saat menyanyikan lagi daerah, Iin yang sedang menyiapkan film, mengajak Wawa untuk mengisi soundtrack-nya di film tersebut.
Wawa juga sempat menjadi juara 1 lomba bercerita yang diadakan RRI. Masayu, ibunda Wawa, mengatakan, ia kaget karena baru tahu Wawa punya talenta juga dalam bidang bercerita. Masayu juga bilang awalnya Wawa bukan yang mewakili sekolah. Namanya dimasukkan pendaftaran sehari sebelum pendaftaran ditutup.
Lantaran kiriman contoh suara Wawa memikat, panitia kemudian meluluskan Wawa bisa ikut serta. Dan hasilnya di luar dugaan. Wawa berhasil menjadi juara 1. Bukan hanya Wawa dan ibunya yang kaget. Semua gutu bahkan kepala sekolah pun mengaku terkejut sekaligus senang. Sebab, talenta dan anak didik sekolah itu berhasil mengharumkan nama sekolah.
Usai juara di tingkat provinsi, Wawa mewakili Lampung ke tingkat nasional. Namun, belum mendapat hasil yang maksimal.
“Mungkin lain kali. Hitung-hitung belajar,” kata Masayu

Selain bercerita, Wawa juga piawai berlenggak lenggok di catwalk. Kalau dunia ini, kata Masayu, anaknya sedari kecil memang terbiasa tampil. Dalam lomba nyanyi, Wawa sering melihat peserta lomba modeling. Dari situ ia mulai mencoba dunia modeling. Dan karena memang ada bakat, Wawa makin oke bergaya di catwalk.
Waktu diwawancara Radar TV, usai dialog, presenter meminta Wawa menunjukkan kebolehannya menjadi model. Dan Wawa sukses menampilkan peragaan busana singkat di studio Radar TV.
Kembali ke soal nyanyi, Wawa mengatakan, ia menyukai nyanyi sejak kecil. Saban hari ia menyanyi. Pagi, siang, sore, malam.
Hobinya menyanyikan lagu-lagu daerah, pop Indonesia, dan pop Barat. Teknik vokalnya, selama mengikuti latihan di Pondok Daud, makin moncer. Tak berlebihan jika suaranya mampu menyaingi teknik tinggi semisal Celine Dion dan Michael Bolton.
Guru vokal Wawa di Pondok Daud, Koko, mengatakan, untuk anak seusia Wawa, ia terbilang luar biasa. Banyak lagu-lagu yang sebetulnya sulit dilafalkan anak-anak, dengan mudah dilakoni Wawa.
“Sengaja dikasih tantangan supaya karakter suaranya bagus,” kata Koko.
Di wartalampung.id, Wawa juga sempat memperdengarkan sebuah lagu, Flash Light.
Ia bahkan dengan santai dan lancar melantunkan Let It Be dari Beatles.
Soal cita-cita, dengan wajah polos, Wawa bilang, “Aku mau jadi dokter dan penyanyi.” Sukses ya Wawa. []
