Bandar Lampung

Asep Sukohar Paparkan Capaian dan Rencana Pengembangan Bisnis Unila

Asep Sukohar Paparkan Capaian dan Rencana Pengembangan Bisnis Unila

Asep Sukohar. | Ridho

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Calon Rektor Universitas Lampung (Unila), Asep Sukohar, memaparkan sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya serta rencana pengembangan bisnis kampus.

Hal tersebut disampaikannya dalam pemaparan di Aula Student Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila, Jumat (23/10/2026).

Dalam pemaparannya, Asep menilai FEB Unila dapat menjadi contoh bagi fakultas lain. Ia juga menyoroti potensi kolaborasi dengan fakultas dan program lain yang telah memiliki capaian akademik, termasuk akreditasi internasional.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu hal penting dalam memajukan universitas. Ia menyebut, sejak dilantik pada 2 Januari 2020, Unila mencatat perkembangan dalam pengukuhan guru besar.

“Setelah itu, mulai pengukuhan guru besar, Unila 15 dosen yang dilakukan menjadi guru besar,” ujar Asep dalam pemaparannya.

Ia juga menyinggung jumlah guru besar Unila yang terus berkembang. Namun, angka pasti yang disebutkan dalam rekaman perlu dikonfirmasi kembali agar data yang dimuat akurat.

Selain pengembangan akademik, Asep menyoroti pentingnya keberlanjutan program lingkungan di kampus. Ia menyebut sejumlah inisiatif yang pernah dijalankan, seperti program Zero Plastic dan kegiatan kebersihan setiap Jumat.

Dalam aspek pengembangan ekonomi, Asep menekankan optimalisasi aset sebagai langkah konkret untuk meningkatkan pendapatan universitas.

“For the first, for me, asset optimization, that is maybe concrete for Unila,” kata Asep.

Ia menjelaskan, Unila telah memiliki rencana induk pengembangan bisnis di kawasan kampus. Rencana tersebut mencakup pembangunan pusat perbelanjaan, hotel, serta sejumlah area usaha bagi penyewa atau pelaku bisnis.

“We will build about the mall, about the hotel, and maybe some tenant for business in there,” ungkapnya.

Menurut Asep, optimalisasi aset diharapkan dapat membuka peluang pendapatan baru bagi Unila.

Pengembangan tersebut juga perlu direncanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan universitas dan keberlanjutan pengelolaannya.

Pemaparan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan Unila tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia, kepedulian lingkungan, dan kemandirian finansial kampus.[Ridho Ardi Anda]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda