Dinda Rafita
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Tren pertumbuhan kafe di Kota Bandar Lampung mengalami perkembangan pesat dengan menawarkan konsep unik dan desain estetis.
Fenomena ini dinilai telah menggeser fungsi utama kafe dari sekadar tempat makan dan minum menjadi ruang berekspresi serta produktivitas bagi generasi muda.
Hal tersebut disampaikan oleh Dinda Rafita, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus Finalis Mister Miss Lampung 2026.
Berdasarkan pengamatannya, kafe di Bandar Lampung saat ini didominasi oleh konsep yang mengutamakan kenyamanan visual dan suasana kondusif.
Ia menguraikan, perkembangan kafe di Bandar Lampung sekarang cukup menarik karena menawarkan konsep unik, suasana nyaman, dan desain yang estetik.
Ia bilang, kafe bukan lagi hanya tempat untuk makan dan minum, melainkan sudah menjadi wadah berkumpul, mengerjakan tugas, berdiskusi, dan mengekspresikan diri bagi anak muda.
Dinda mencontohkan Lex Coffee sebagai salah satu lokasi yang merepresentasikan perpaduan antara fungsi ruang publik dan estetika visual.
Menurutnya, eksplorasi terhadap sudut-sudut kafe modern kini menjadi daya tarik tersendiri karena setiap lokasi mampu memberikan pengalaman, cerita, dan dokumentasi kenangan yang berbeda bagi pengunjung.
Lebih lanjut, Dinda memaparkan empat indikator utama yang menjadi preferensi kelompok mahasiswa dalam memilih tempat beraktivitas, yaitu:
- Fasilitas penunjang berupa jaringan Wi-Fi yang stabil
- Ruang yang representatif untuk diskusi kelompok dan pengerjaan tugas kuliah
- Kebijakan harga menu yang terjangkau bagi anggaran mahasiswa
- Desain interior yang estetis untuk mendukung pemenuhan dokumentasi pribadi
Kombinasi faktor fasilitas, harga yang kompetitif, dan kenyamanan visual ini dinilai menjadi kunci utama sebuah kafe untuk dapat menarik minat pasar dari kalangan akademisi dan generasi muda di Bandar Lampung. []

Tinggalkan Komentar Anda