Bandar Lampung

Pelajari Rumitnya Dokumen Resmi Melalui Trados, Muhaeni Latifah Kian Pahami Pentingnya Konsistensi Istilah Melalui Praktik Langsung

Pelajari Rumitnya Dokumen Resmi Melalui Trados, Muhaeni Latifah Kian Pahami Pentingnya Konsistensi Istilah Melalui Praktik Langsung

Muhaeni Latifah. | Mirliana

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Memahami kompleksitas dunia kerja penerjemahan menjadi pengalaman berharga bagi Muhaeni Latifah, salah satu mahasiswi peminatan Traduction Professionnelle angkatan 2023.

Melalui sesi diskusi dan pembelajaran langsung bersama Bambang Ali Utomo—penerjemah senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun—Muhaeni berkesempatan mempelajari penerjemahan berbasis teknologi menggunakan aplikasi SDL Trados Studio.

Dalam kegiatan yang berlangsung sebanyak dua kali pertemuan tatap muka tersebut, para mahasiswa diajak menyelami praktik penerjemahan dokumen resmi secara langsung.

Dalam wawancaranya, Rabu (14/10), Muhaeni menuturkan bahwa sesi mengoperasikan aplikasi Trados saat menangani teks hukum dan dokumen ber istilah khusus menjadi pengalaman yang paling berkesan baginya.

​”Menerjemahkan dokumen hukum cukup sulit karena banyak pasal dan istilah khusus yang harus diterjemahkan dengan tepat tanpa mengubah maknanya. Melalui praktik langsung menggunakan Trados, saya jadi tahu bagaimana teknologi Computer-Assisted Translation (CAT) sangat membantu penerjemah dalam menjaga ketepatan dan konsistensi istilah,” ungkap Muhaeni.

​Pengalaman praktis tersebut membuka wawasan baru bagi Muhaeni bahwa penerjemahan tidak sekadar mengubah kata antarbahasa, melainkan memastikan pesan tersampaikan dengan akurat dan konsisten.

Pascakegiatan ini, ia bertekad untuk terus mengasah kemampilannya dalam memilih padanan kata yang tepat serta makin terampil mengoperasikan perangkat Trados untuk berbagai jenis teks.

​Tak hanya mengasah keterampilan teknis, interaksi bersama penerjemah senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun tersebut juga makin memantapkan minat Muhaeni di industri bahasa.

Ia pun berharap dapat melanjutkan pembelajaran ini ke tahap praktik kerja yang lebih nyata.

​”Saya berharap ke depannya ada kesempatan untuk magang atau praktik langsung di tempat kerja penerjemah. Walaupun selama kegiatan bersama Pak Bambang kami sudah praktik menggunakan aplikasi Trados, pengalaman terjun langsung ke dunia kerja tentu akan memberikan wawasan dan pengalaman yang lebih nyata,” pungkasnya. [Mirliana Amira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda