Lampung Tengah

220 Siswa Ikuti Perkemahan Tamu Penegak ke Calon Penegak Angkatan 56 SMKN 1 Terbanggi Besar

220 Siswa Ikuti Perkemahan Tamu Penegak ke Calon Penegak Angkatan 56 SMKN 1 Terbanggi Besar

Perkemahan di SMKN 1 Terbanggi Besar. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Poncowati – Gerakan Pramuka yang berpangkalan di SMK Negeri 1 Terbanggi Besar menggelar Perkemahan Tamu Penegak ke Calon Penegak Angkatan 56 bersama Ambalan Bung Hatta–R.A. Kartini di lapangan sekolah.

Kegiatan berlangsung mulai Sabtu (19/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026), setelah sebelumnya diawali dengan upacara pembukaan pada Jumat (18/9/2026).

Perkemahan dibuka Ketua Mabigus 08.02.02.121-122 Kak Umi Tarsih yang juga kepala sekolah setempat.

Perkemahan diikuti sebanyak 220 peserta didik, terdiri atas 80 siswa laki-laki yang menempati 8 tenda dan 140 siswa perempuan yang menempati 14 tenda.

Rangkaian acara meliputi kegiatan yang bersifat umum, keagamaan, kesehatan, petualangan dan keterampilan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan kepramukaan untuk membentuk peserta didik yang lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh kepanitiaan yang terdiri atas 14 siswa kelas XI dan 17 siswa kelas XII, serta mendapat pendampingan dari guru dan staf Tata Usaha SMKN 1 Terbanggi Besar.

Salah satu momen yang dinantikan peserta adalah api unggun dan pentas seni yang dilaksanakan pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan disaksikan oleh para guru serta peserta didik. Api unggun menjadi salah satu sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun semangat dan kekompakan antarpeserta.

Kepala SMKN 1 Terbanggi Besar sekaligus Kakak Mabigus, Umi Tarsih, menyampaikan bahwa kegiatan perkemahan tidak hanya menjadi aktivitas di luar kelas, tetapi juga bagian dari proses pendidikan karakter.

Melalui kegiatan Pramuka, kata dia, para siswa belajar banyak hal yang mungkin tidak mereka dapatkan hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.

Mereka, kata dia, belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, dan saling menghargai.

”Kami berharap pengalaman selama perkemahan ini menjadi bekal positif bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Pembina Pramuka SMKN 1 Terbanggi Besar, Banu Adi Wisesa, mengatakan bahwa Perkemahan Tamu Penegak ke Calon Penegak menjadi momentum bagi peserta untuk mengenal lebih jauh kehidupan kepramukaan sekaligus mempersiapkan diri menuju tahap berikutnya sebagai anggota Pramuka Penegak.

“Kegiatan ini kami harapkan menjadi pengalaman yang berkesan bagi peserta. Di dalam perkemahan mereka belajar mengatur diri, mengikuti aturan, menyelesaikan tugas bersama, dan membangun kekompakan. Semua proses tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter seorang Pramuka,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pelatih Pramuka, Yusron Nurhuda Harahap, yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam proses pembinaan peserta didik.

Pramuka, ujarnya, memberikan ruang kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman.

Ketika mereka hidup bersama dalam perkemahan, melaksanakan kegiatan, menjaga kedisiplinan, dan menyelesaikan berbagai tantangan secara bersama-sama, di situlah nilai-nilai kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama tumbuh.

Bagi peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan banyak pelajaran. Assyifa, salah satu peserta, mengaku senang dapat mengikuti perkemahan bersama teman-temannya.

“Saya senang bisa mengikuti kegiatan ini karena dapat merasakan pengalaman berkemah bersama teman-teman. Momen api unggun juga menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi kami,” ujarnya.

Melalui Perkemahan Tamu Penegak ke Calon Penegak Angkatan 56, Gerakan Pramuka SMKN 1 Terbanggi Besar terus berupaya menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai ruang pembelajaran yang membentuk karakter peserta didik. [Maya]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda