Kegiatan FIF Group di SMAIT Abd Ibnu Auf. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – PT Federal International Finance (FIF Group) Cabang Bandar Lampung menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Jam Sosial Mengajar (Jamsos)” di SMAIT Abdurrahman Ibnu Auf, Jalan Ratu Dibalau No. 68, Way Kandis, Bandar Lampung. Senin, 14/9/2026.
Mengusung tema “Bijak Keuangan Dimulai dari Sekolah”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi keuangan generasi muda sejak dini.
PIC FIF Group Cabang Bandar Lampung, Elsa Kartika Wulandari, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya sektor pendidikan.
Melalui kegiatan ini, pihak perusahaan berharap dapat memperluas cakupan wawasan para siswa agar melek finansial dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kepada para siswa, khususnya mengenai pentingnya literasi keuangan sejak dini,” ujar Elsa.
Gayung bersambut, Kepala SMAIT Abdurrahman Ibnu Auf, Arsun Sumadi, menyambut baik inisiatif dan kepedulian dari FIF Group tersebut.
Menurutnya, materi finansial sangat krusial bagi pelajar agar mampu membangun pola pikir yang bijak dan matang dalam mengelola uang.
“Kegiatan ini memberikan wawasan baru kepada siswa mengenai pentingnya membangun mindset keuangan yang bijak. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu siswa mengambil keputusan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab,” kata Arsun.
Hadir sebagai narasumber, Kharisma Citra Aprilia memberikan pemaparan komprehensif mengenai pengelolaan keuangan yang efektif secara interaktif.
Di hadapan para pelajar, ia menekankan pentingnya membangun financial mindset yang kokoh serta bersikap kritis dalam menyaring produk-produk keuangan digital di era financial technology (fintech) saat ini.
“Siswa diberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan secara efektif serta cara mempertimbangkan keputusan keuangan. Edukasi juga membahas pentingnya bersikap kritis terhadap risiko pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) yang semakin marak,” papar Kharisma.
Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para peserta. Salah satu siswa, Nurul, mengungkapkan rasa senang dan menilai pemaparan yang disajikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari anak muda, terutama dalam membedakan kebutuhan dan keinginan.
Nurul mengatakan, Jam Sosial Mengajar ini berlangsung seru, interaktif, dan sangat bermanfaat.
Kata dia, materinya mudah dipahami dan memberikan pengetahuan baru mengenai cara mengelola keuangan dengan bijak.
”Kami juga jadi lebih memahami pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan serta lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait keuangan. Saya berharap kegiatan seperti ini diadakan lagi,” ungkap Nurul. []

Tinggalkan Komentar Anda