Politik

KAMMI Bandar Lampung Gelar Aksi ‘Indonesia Gelap’, Soroti Rupiah Anjlok dan Harga Pertamax

KAMMI Bandar Lampung Gelar Aksi ‘Indonesia Gelap’, Soroti Rupiah Anjlok dan Harga Pertamax

KAMMI Bandar Lampung

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sekretaris Jenderal KAMMI Bandar Lampung, Harbie, menegaskan bahwa gerakan ini hadir sebagai penyambung lidah masyarakat yang paling terdampak oleh gejolak ekonomi saat ini.

Aksi ini dipicu oleh anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang menyentuh kisaran Rp18.176 per USD pada periode 3–9 Juni 2026. Angka tersebut menjadi catatan rekor titik terlemah rupiah sepanjang sejarah Indonesia.

Menurut KAMMI, perlemahan ini bukan sekadar fluktuasi mata uang biasa, melainkan ancaman langsung terhadap daya beli kaum pekerja dan masyarakat kecil di daerah.

Kondisi tersebut diperparah oleh kenaikan harga Pertamax yang memicu efek domino pada naiknya biaya transportasi, distribusi logistik, hingga harga bahan pokok di pasar lokal.

Selain sektor keuangan dan energi, mahasiswa juga mengkritik tajam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Harbie menilai, meski niat program tersebut baik, kebijakan publik harus tetap diukur dari transparansi dan tata kelola yang jelas, bukan sekadar niat.

Menyikapi rentetan persoalan tersebut, PD KAMMI Bandar Lampung secara resmi merilis tiga tuntutan utama kepada pemerintah:

  1. Stabilkan Rupiah: Mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret dan cepat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
  2. Turunkan Harga BBM: Meminta penurunan harga BBM non-subsidi karena lonjakan harga yang signifikan langsung mencekik daya beli masyarakat bawah.
  3. Benahi Kebijakan Publik: Menuntut kejelasan tata kelola serta evaluasi total terhadap program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Kondisi ekonomi yang kian menjepit ini dinilai berpotensi memicu tekanan sosial yang lebih luas jika pemerintah daerah maupun pusat tidak segera mengambil langkah penyelamatan. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda