Abdul Hakim
WARTALAMPUNG.ID, JAKARTA – Mencermati berbagai dinamika ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat, Abdul Hakim menilai bahwa pemulihan kepercayaan publik harus menjadi prioritas utama pemerintah.
Kepercayaan publik merupakan modal sosial dan politik yang sangat penting bagi keberhasilan pembangunan nasional dan stabilitas ekonomi.
Berbagai indikator yang menjadi perhatian masyarakat, seperti daya beli, kesempatan kerja, investasi, serta kepastian usaha, memerlukan respons yang cepat, terukur, dan meyakinkan.
Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan-kebijakan ekonomi yang selama ini dijalankan.
Hakim mendorong Presiden untuk mengambil langkah-langkah strategis dan darurat guna memulihkan optimisme masyarakat dan dunia usaha, antara lain:
Melakukan evaluasi dan restrukturisasi kabinet bidang ekonomi guna memastikan efektivitas kepemimpinan dan koordinasi kebijakan.
Meninjau kembali program-program yang dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya yang membebani fiskal tanpa hasil yang terukur.
Memprioritaskan kebijakan yang mendukung penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, dan peningkatan daya beli masyarakat.
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kebijakan ekonomi agar masyarakat memperoleh kepastian dan kejelasan arah pembangunan nasional.
Membangun komunikasi publik yang lebih efektif sehingga setiap kebijakan dapat dipahami dan memperoleh dukungan masyarakat.
Dalam situasi yang penuh tantangan, pemerintah perlu menunjukkan kepemimpinan yang kuat, responsif, dan adaptif.
Langkah-langkah korektif yang tepat akan menjadi sinyal positif bagi masyarakat, pelaku usaha, dan investor bahwa pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat.
Sebagai anggota DPD RI dari Provinsi Lampung, Hakim mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga persatuan dan memberikan masukan konstruktif demi terwujudnya Indonesia yang lebih kuat, adil, dan sejahtera.
“Kepercayaan publik adalah fondasi utama pembangunan. Ketika kepercayaan menguat, ekonomi akan bergerak; ketika kepercayaan melemah, seluruh sektor akan terdampak. Karena itu, pemulihan kepercayaan harus menjadi agenda nasional yang paling mendesak.” []

Tinggalkan Komentar Anda