Berita Foto

Universitas Teknokrat Indonesia Distribusikan Hewan Kurban ke Panti Asuhan dan Warga Bandar Lampung

Universitas Teknokrat Indonesia Distribusikan Hewan Kurban ke Panti Asuhan dan Warga Bandar Lampung

Penyaluran hewan kurban Teknokrat. | Dokumentasi

WARTALAMPUNG.ID, BANDAR LAMPUNG — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kampus terbaik di Lampung kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan mendistribusikan total 20 ekor hewan kurban berupa kambing kepada panti asuhan, masjid, dan warga di wilayah Kota Bandar Lampung pada Selasa (26/5/2026).

Sebanyak 5 ekor kambing disalurkan langsung ke 5 panti asuhan yang berada di sekitar Bandar Lampung sebagai bentuk sedekah kurban. Sementara itu, 15 ekor kambing lainnya didistribusikan kepada masjid-masjid dan warga masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar kampus.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya kegiatan sosial keagamaan yang rutin digelar setiap tahun ini.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan penuh.

Secara khusus, ucapan terima kasih ditujukan kepada Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., dan Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., C.A., Ak.

“Dukungan penuh dan motivasi yang tiada henti dari Pembina, Ketua Yayasan, dan Rektor selalu menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan ibadah dan menebar amal kebaikan,” tambahnya.

Berikut adalah poin-poin berita di atas yang dikaitkan langsung dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs):

  • SDGs Poin 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)
    Penyaluran daging kurban memberikan akses pangan bergizi bagi anak panti asuhan dan warga [Sumber 2].
    Aksi ini membantu memenuhi kebutuhan protein hewani untuk mencegah stunting di Bandar Lampung.
  • SDGs Poin 10: Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities)
    Pendistribusian donasi ke panti asuhan memperkecil kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat.
    Kegiatan ini menjadi jembatan solidaritas antara sivitas akademika dan warga prasejahtera.
  • SDGs Poin 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
    Ajakan Rektorat kepada lulusan SMA berdampak pada perluasan akses pendidikan tinggi bermutu.
    Kampus UTI konsisten menanamkan karakter peduli sosial kepada mahasiswa dan lulusannya.
  • SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)
    Kolaborasi yayasan, manajemen, dosen, dan karyawan menjadi kunci keberhasilan agenda sosial ini.
    Sinergi internal kampus memperkuat dampak positif bagi komunitas lokal di luar universitas.

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada tim manajemen, dosen, serta karyawan UTI yang selalu istiqomah untuk ikut serta berpartisipasi berkurban dan bersedekah setiap tahunnya melalui kampus.

Di akhir penyampaiannya, Mahathir juga memberikan ajakan hangat kepada seluruh lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi untuk bergabung menjadi bagian dari Universitas Teknokrat Indonesia, kampus swasta terbaik yang siap mencetak generasi unggul dan berakhlak mulia.

Ia juga mengajak lulusan SMA sederajat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Teknokrat dengan mengklik spmb.teknokrat.ac.id. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda