Kurban di Pesantren Tahfiz Generasi Qurani bekerja sama dengan Berqurban.org. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Wates – Di tengah melimpahnya hewan kurban di berbagai wilayah perkotaan setiap Idul Adha, masih banyak daerah pelosok yang bertahun-tahun belum benar-benar merasakan kebahagiaan kurban.
Tidak sedikit masyarakat yang bahkan sangat jarang menikmati pembagian daging kurban karena minimnya pequrban di daerah mereka.
Berangkat dari keresahan itulah, Berqurban.org bersama Pesantren Tahfiz Generasi Qurani yang berada di Sukajawa, Wates, Lampung Tengah, terus berupaya menghadirkan syiar kurban hingga ke daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh.
Selama kurang lebih lima tahun terakhir, Pesantren Tahfiz Generasi Qurani secara rutin menghimpun hewan kurban dari wali santri dan masyarakat untuk kemudian dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.
Pada awal pelaksanaannya, jumlah kurban yang dihimpun masih terbatas sehingga setiap tahunnya hanya sekitar 60 hingga 100 kupon yang dapat dibagikan kepada masyarakat.
Meski jumlahnya belum besar, kebahagiaan masyarakat saat menerima daging menjadi semangat tersendiri bagi panitia dan relawan. Namun di sisi lain, masih banyak warga yang belum kebagian karena memang sangat jarang ada yang berkurban di wilayah tersebut.
“Setiap tahun kami melihat masih banyak masyarakat yang belum merasakan pembagian kurban. Bahkan ada daerah yang hampir tidak pernah mendapatkan distribusi hewan qurban. Dari situlah kami terus berupaya agar syiar ini bisa menjangkau lebih luas,” ujar perwakilan Berqurban.org.
Seiring berjalannya waktu, upaya tersebut terus berkembang. Tahun lalu, melalui kolaborasi bersama Berqurban.org, program kurban mulai diperluas dengan membuka peluang bagi para muhsinin untuk lebih mudah menyalurkan niat baiknya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dengan mengedepankan pelayanan, amanah, transparansi penyembelihan, dan pendistribusian yang tepat sasaran, kepercayaan masyarakat terhadap Berqurban.org terus meningkat dari tahun ke tahun.
Tahun ini berhasil menghimpun dan melakukan proses penyembelihan sekitar 500 ekor hewan yang kemudian dibagikan menjadi sekitar 1.500 paket daging kurban untuk masyarakat sekitar Sukajawa, Lampung Tengah, serta didistribusikan ke berbagai daerah pelosok.
Menariknya, proses penyembelihan hingga pendistribusian dilakukan bersama masyarakat sekitar pedesaan. Warga turut membantu mulai dari proses penyembelihan, pengemasan, hingga pembagian daging kepada masyarakat.
Kebersamaan tersebut menjadi lebih dari sekadar kegiatan sosial, namun juga bentuk silaturahmi dan kebersamaan antara pesantren, relawan, dan masyarakat desa dalam merayakan Idul Adha. []

Tinggalkan Komentar Anda