Gubernur Lampung bersama masyarakat Punggur. | Dokumentasi
WARTALAMPUNG.ID, KOTAGAJAH – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau kondisi ruas jalan Metro–Kotagajah di Kecamatan Punggur, Rabu (22/4/2026).
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemprov Lampung bahwa penanganan jalan provinsi di Punggur dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.
Ruas jalan sepanjang 420 meter akan ditangani dengan rigid pavement (perkerasan beton) dengan anggaran sekitar Rp5 miliar.
Namun penanganan tidak hanya fokus pada badan jalan. Gubernur Mirza menekankan pentingnya normalisasi drainase yang selama hampir enam tahun tertutup akibat aktivitas usaha di sekitar lokasi.
Berdasarkan temuan di lapangan, saluran pembuangan menuju drainase tersier yang tertutup menyebabkan air menggenang dan mempercepat kerusakan jalan.
Bahkan, titik ini merupakan area terendah di ruas tersebut, sehingga berpotensi memicu luapan air ke permukiman warga jika tidak ditangani bersamaan dengan peningkatan jalan.
“Kalau jalannya sudah kita cor mungkin tidak tergenang, tapi rumah-rumah warga yang kasihan nanti,” tegas Gubernur Mirza saat peninjauan.
Karena itu, Gubernur Mirza menginstruksikan Pemkab Lamteng segera melakukan sosialisasi dan membuka kembali saluran tersier yang tersumbat agar sistem drainase kembali berfungsi optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung Muhammad Taufiqullah menjelaskan, penanganan difokuskan pada titik kerusakan berat sepanjang sekitar 350 meter.
Namun seluruh ruas tetap ditingkatkan secara rigid agar kualitas jalan lebih awet dan nyaman bagi pengguna.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur di Punggur tidak hanya mengejar jalan mulus. Tetapi juga memastikan air tertata, lingkungan aman, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. []

Tinggalkan Komentar Anda