Kegiatan Hari Kartini SMKN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah
WARTALAMPUNG.ID, PONCOWATI – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, SMKN 1 Terbanggi Besar menyelenggarakan kegiatan Gelar Karya Pembelajaran Berbasis Projek (Project-based Learning) pada Selasa, 21/5/2026 di lapangan sekolah. Acara ini merupakan kerja sama dari bagian kurikulum dan kesiswaan.
Dilansir dari Website Kemendikbud, Gelar Karya Project-Based Learning (PjBL) di SMK bertujuan untuk menunjukkan kompetensi vokasi, meningkatkan soft skill, serta memperkuat kemandirian peserta didik.
Hasil karya siswa diantaranya yaitu kuliner dan kerajinan tangan siswa diantaranya jajanan tradisional dan modern, buket, parcel dan kerajinan dari bahan daur ulang.
Seluruh siswa turut memeriahkan acara dengan mengenakan kebaya dan pakaian adat daerah menciptakan suasana yang kental dengan nuansa budaya Indonesia serta semangat emansipasi perempuan.
Dalam kegiatan ini, hasil projek siswa dinilai oleh tim juri yang terdiri dari empat orang guru. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan berbagai lomba, diantaranya Lomba Pembuatan Poster melalui aplikasi media digital, lomba solo song dan fashion show yang diikuti oleh perwakilan dari setiap kelas.
Umi Tarsih, Kepala Sekolah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran yang kreatif sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan Kartini kepada siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat kreativitas, kemandirian, serta penghargaan terhadap budaya bangsa kepada siswa. Peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk terus menginspirasi generasi muda, khususnya dalam mengembangkan potensi diri,” ujarnya.
YB Santosa, Waka Kurikulum; dan Sugarjito, Waka Kesiswaan; sepakat bahwa kegiatan gelar karya ini merupakan bentuk nyata dari pembelajaran berbasis projek, di mana siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang kreatif dan aplikatif.
Melalui lomba Poster, lomba Solo Song dan Fashion Show, siswa dapat menyalurkan bakat serta meningkatkan rasa percaya diri. Kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar siswa.
Guru pengampu pembelajaran berbasis projek, Lilim Halimah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.
“Pembelajaran berbasis projek memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif, kreatif, dan kolaboratif. Melalui gelar karya ini, siswa dapat menunjukkan hasil proses belajar mereka secara nyata, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan menyenangkan,” tuturnya.
Kartika Chandra Kirana, Ketua OSIS, turut menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini.
“Acaranya sangat seru dan menyenangkan. Kami semua antusias mengikuti rangkaian kegiatan, apalagi dengan mengenakan kebaya dan pakaian adat. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan kedepannya,” ujarnya.
Acara berlangsung hingga siang hari dengan meriah, seru, dan penuh semangat kebersamaan. [Maya]

Tinggalkan Komentar Anda