Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia berjualan takjil. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota dan pengurus Kementerian Ekonomi Kreatif Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mengisi hari Ramadan dengan berjualan makanan berbuka puasa di Jalan Zainal Abidin Pagaralam, sebelah Bebek Goreng H Slamet, Bandar Lampung, sejak hari pertama puasa.
Kegiatan ini bertujuan agar jiwa kewirausahaan mahasiswa terbentuk. Kegiatan ini didanai oleh iuran mahasiswa yang dijadikan modal. Selain itu, ada alokasi uang kas organisasi yang digunakan.

Pembina UKM dan Wakil Rektor III Universitas Teknokrat Indonesia Muhammad Najib Dwi Satria, S.Kom., M.T mengatakan, pihaknya mendorong mahasiswa mengisi bulan puasa dengan kegiatan yang bermanfaat.
Dengan begitu, hal ini bisa dijadikan langkah awal mereka menjadi pengusaha. Memanfaatkan momentum Ramadan juga bagian dari melihat peluang usaha. Mahasiswa akan merasa tertantang untuk memaksimalkan hari Ramadan dengan berjualan.
Senada, Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad, SE, MM, mengatakan, kegiatan mahasiswa selama Ramadan memang didorong untuk produktif. Selain tetap kuliah dengan baik, bisa mengisi dengan kegiatan ekstra yang bermanfaat.
Cara itu, kata Mahathir, diyakini bisa menambah pengalaman dan jam terbang mahasiswa untuk menjadi pengusaha.
Mahathir menjelaskan, selama Ramadan ini pihaknya tetap fokus pada studi mahasiswa dan kegiatan ekstra. Tentunya, kata dia, kegiatan ekstra tidak mengganggu kegiatan perkuliahan. [Widya]
