Politik

Isra Mikraj 1447 Hijriah, Syukron Muchtar: Jangan Sekadar Seremoni

Isra Mikraj 1447 Hijriah, Syukron Muchtar: Jangan Sekadar Seremoni

Syukron Muchtar

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang jatuh pada tanggal 16 Januari 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat Lampung untuk melakukan refleksi spiritual.

Anggota DPRD Provinsi Lampung Syukron Muchtar menekankan bahwa peristiwa besar ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia menyampaikan bahwa esensi Isra Mikraj adalah ujian keimanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Bumi Ruwa Jurai untuk menjadikan nilai-nilai dari peristiwa tersebut sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Kata dia, Isra Mikraj mengajarkan kita tentang ketaatan mutlak kepada Sang Pencipta.

Di tengah dinamika sosial saat ini, peningkatan iman dan takwa adalah kunci agar kita tetap memiliki integritas, kejujuran, dan kepedulian sosial yang tinggi. Demikian disampaikan, Kamis (12/2/2026).

Ia juga mengajak warga untuk memanfaatkan momentum 27 Rajab 1447 H sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim).

Ditegaskan, kedisiplinan dalam menjalankan salat lima waktu—yang merupakan pesan utama dari perjalanan Mikraj Nabi—adalah wujud nyata dari ketakwaan yang harus dijaga.

Beberapa poin utama yang ditekankan oleh para wakil rakyat Lampung dalam peringatan tahun ini antara lain:

Peningkatan Kualitas Ibadah: Menjadikan salat sebagai sarana komunikasi utama dengan Allah SWT untuk mendapatkan ketenangan jiwa.

Penguatan Moral dan Etika: Mengimplementasikan nilai kejujuran dan amanah dalam setiap pekerjaan dan pelayanan publik.

Semangat Berbagi: Mengutip teladan Nabi, masyarakat diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan di wilayah Lampung.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan spiritual dan pembangunan daerah. Peringatan Isra Mikraj diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia di Lampung yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.

“Mari kita jadikan semangat Isra Mikraj ini untuk membangun Lampung yang lebih bermartabat, religius, dan penuh keberkahan,” katanya. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda