Kajian jelang Ramadan. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bakauheni – Majelis taklim Bank Syariah Indonesia (BSI) sukses mengadakan pengajian rutin pada hari Sabtu, 24 Januari 2026 di Masjid BSI Bakauheni Lampung Selatan dengan narasumber Ustazah Zainah, Ketua Departemen Dakwah PD Salimah Lampung Selatan.
Pengajian rutin ini digelar sebulan sekali dalam rangka mempererat silaturahmi anggota majelis taklim dan menambah ilmu keagaaman.
Acara ini dihadiri oleh Rodiyah selaku Ketua Majelis Taklim BSI, Yuralina Verawati (Ketua PD Salimah Lampung Selatan), narasumber Zainah (Ketua Departemen Dakwah PD Salimah Lampung Selatan), Aan Saputri (Ketua Departemen Humas PD Salimah Lampung Selatan), ketua majelis taklim Muslimat dan anggota majelis taklim sekitarnya.
Rodiyah menyampaikan agar anggota majelis taklim dapat lebih bersemangat dalam menyambut bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah kepada Allah swt.
Yuralina Verawati juga sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi Departemen Dakwah diminta untuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini.
”Salimah dapat memberikan kebermanfaatan bagi ibu-ibu ibu majelis taklim dan masyarakat,” kata dia.
Zainah dalam materinya menyampaikan tentang dua bulan sebelum bulan Ramadan yaitu bulan Rajab dan Syakban. Dua bulan ini sebagai latihan kita dalam menghadapi Ramadan.
Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram (mulia) yang sangat istimewa dalam Islam, ditandai dengan pelipatgandaan amal saleh dan besarnya rahmat Allah.
Rajab menjadi momen persiapan spiritual menuju Ramadan.
Waktu utama untuk memperbanyak istighfar, puasa sunah, sedekah dan memperingati peristiwa besar Isra Mikraj.
Selain Rajab terdapat pula Syakban merupakan bulan mulia.
Dalam hadis riwayat An Nasa’i Rasulullah saw menjelaskan bahwa Stakban adalah bulan yang sering dilalaikan oleh manusia, padahal di bulan inilah amal-amal diangkat kepada Allah.
”Sehingga Rasulullah senang amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa.”
Selain itu terdapat pula keutamaan malam nisfu Syakban, malam pertengahan bulan Syakban yang disebut malam penuh ampunan.
”Syakban bukan hanya waktu meningkatkan ibadah, melainkan juga untuk memperbaiki hubungan dengan memohon ampunan dari orang-orang yang telah kita sakiti dan menghilangkan beban dendam dari hati kita.”
Zainah memaparkan tentang keutamaan bulan Ramadan yang meliputi bulan diturunkannya Alquran, dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka, setan dibelenggu, dilipatgandakan pahala amalan, waktu mustajab untuk berdoa, serta bulan penuh ampunan dosa, termasuk malam Lailatulkadar yang lebih baik dari seribu bulan menjadikannya waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan. [Aan Saputri/Salimah Lamsel]

Tinggalkan Komentar Anda