Produk Bonava karya mahasiswa FEB Teknokrat dalam ajang Academic Expo 2026. | Dokumentasi Teknokrat
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Teknokrat Academic Expo 2026 digelar pada 21–22 Januari 2026 di Gelanggang Mahasiswa Dr HM Nasrullah Yusuf Universitas Teknokrat Indonesia.
Ajang tahunan kali ini makin gemerlap dan makin banyak mempertunjukkan hasil inovasi mahasiswa.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Teknokrat dalam mendorong kreativitas dan pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Termasuk mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Salah satu produk yang menjadi sorotan dalam ajang tersebut adalah Bonava, produk cookies premium berbahan dasar pisang khas Lampung yang dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2024: Hanifah, Ernima Harfiza Alicia S, Ardan Deliano, dan Gio Aprilliansyah, dan Rayhan Shensinie.
Produk ini merupakan hasil pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan potensi bahan baku lokal dengan konsep manajemen pemasaran modern.
Bonava menghadirkan beberapa varian unggulan, yaitu Golden Crush, Pink Lava, dan Cookie Boom, yang masing-masing memiliki karakteristik dan keunikan citarasa.
Golden Crush menawarkan cookies pisang premium dengan tekstur renyah dan rasa manis yang seimbang.
Pink Lava dikombinasikan dengan buah naga yang memberikan warna alami serta citarasa khas.
Sementara itu, Cookie Boom menghadirkan inovasi dessert modern berupa perpaduan cookies dengan lembutnya es krim yang menyasar segmen pasar anak muda.
Dalam pengembangannya, Bonava tidak hanya menitikberatkan pada inovasi produk, tetapi juga menerapkan strategi value of money, yaitu memberikan keseimbangan terbaik antara harga dan manfaat yang diterima konsumen.
Strategi ini diwujudkan melalui penetapan harga yang kompetitif, kualitas premium, porsi yang sesuai, serta pengalaman rasa yang sebanding dengan nilai yang dibayarkan konsumen.
Produk Bonava dikembangkan dalam mata kuliah Manajemen Pemasaran di bawah bimbingan dosen pengampu, Ms Dwi Gema Soegesti, S.M., M.S.M.
Ia mendorong mahasiswa untuk menerapkan konsep pemasaran secara menyeluruh, mulai dari analisis target pasar, penentuan positioning produk, strategi harga berbasis nilai (value-based pricing), promosi, hingga perancangan desain kemasan yang menarik dan bernilai jual.
Dwi Gema Soegesti menyampaikan, Bonava merupakan contoh nyata penerapan teori pemasaran dalam praktik bisnis mahasiswa.
“Melalui Bonava, mahasiswa tidak hanya belajar menciptakan produk, tetapi juga memahami bagaimana membangun nilai produk melalui strategi pemasaran dan penetapan harga yang tepat,” ujarnya.
Keikutsertaan Bonava dalam Teknokrat Academic Expo 2026 diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam mengasah kreativitas, inovasi, serta kemampuan membaca peluang pasar.
Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, serta memiliki kesiapan menjadi wirausahawan muda yang mampu menciptakan nilai ekonomi secara berkelanjutan berbasis potensi lokal Lampung.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik produk yang dikembangkan mahasiswa FEB. Ia berharap ke depan produk ini makin diterima pasar dan memang menjadi produk unggulan. []

Tinggalkan Komentar Anda