Admi Syarif. | Nathania Shakira
Wartalampung.id, Bandar Lampung — Guru Besar Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Universitas Lampung sekaligus pemilik Nuwono Tasya, Admi Syarif, menegaskan bahwa media massa tidak akan pernah tergantikan, meskipun perkembangan teknologi dan media sosial terus bergerak pesat.
Menurut Admi, tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini masih terdapat media massa yang menyimpang dari pakem jurnalistik.
Namun, kondisi tersebut dinilainya sebagai sesuatu yang tidak sepenuhnya dapat dihindari. Meski demikian, ia menilai masyarakat kini semakin pintar untuk memilih informasi yang baik dan benar.
“Kelebihan dan kekurangan dalam media massa itu pasti ada. Di balik berbagai sisi negatif yang muncul, masih banyak media massa yang dikelola oleh orang-orang yang berintegritas,” ujar Admi saat ditemui di sela kegiatan Kongko Akhir Tahun dan Reuni Duajurai ++ di Nuwono Tasya, Rabu malam (16/12/2025).
Ia menambahkan, meskipun cara kerja media massa terus berubah seiring waktu, nilai kebenaran tetap akan selalu ada dan disebarkan.
“Tidak ada yang pasti kecuali kebenaran ini,” tegasnya.
Admi juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang semakin pesat, khususnya dalam bidang jurnalistik.
Menurutnya, suka atau tidak suka, AI telah banyak membantu dalam menyajikan informasi yang lebih lengkap dalam waktu yang singkat.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa informasi yang dihasilkan AI bersumber dari berbagai data yang tidak selalu dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, kesalahan informasi sangat mungkin terjadi jika tidak disertai proses verifikasi.
“Karena itu, peran check and recheck tetap harus dilakukan. Kita tidak boleh anti dengan teknologi,” ujarnya.
Sebagai penutup, Admi menyampaikan harapannya agar media massa, khususnya media di Lampung, dapat terus menjaga integritas dan konsisten menyampaikan kebenaran, apa pun risikonya.
Ia juga berharap media dapat berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam mendorong dan menyebarluaskan potensi daerah.
“Bagaimana surat-surat kabar itu bisa membantu pemerintah daerah untuk mendorong dan menyebarluaskan Lampung. Karena bumi kita adalah Bumi Lampung,” tutupnya. [Nathania Shakira]

Tinggalkan Komentar Anda