Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, memperingatkan pentingnya peningkatan literasi statistik bagi para jurnalis. Ia menegaskan bahwa di era banjir informasi, kecepatan pemberitaan harus diimbangi dengan ketepatan interpretasi data, sebab kesalahan kecil dalam memahami angka dapat berdampak luas, mulai dari menggeser opini publik hingga mengubah arah kebijakan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmadriswan dalam sambutannya pada pembukaan Workshop Wartawan bertema “Strategi Liputan Berbasis Data untuk Mengawal Pembangunan Daerah,” yang diselenggarakan di Aula BPS Lampung pada Rabu (10/12/2025).
“Kecepatan informasi harus selaras dengan ketepatan membaca data. Satu angka yang keliru dapat menggeser opini publik bahkan memengaruhi kebijakan. Publik sangat rentan terhadap kesalahan informasi, terutama jika data disajikan tanpa pemahaman yang utuh terhadap indikator statistik,” tegas Ahmadriswan.
Jurnalis Sebagai ‘Data Storyteller’
Ahmadriswan mengapresiasi komitmen jurnalis dalam memastikan informasi yang diterima publik valid dan akurat. Ia menekankan bahwa statistik jauh lebih dari sekadar deretan angka, melainkan cerminan utuh kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, kemampuan membaca elemen statistik—mulai dari grafik, tabel, tren, hingga indikator makro seperti inflasi, kemiskinan, dan ketenagakerjaan—menjadi elemen krusial yang harus dimiliki jurnalis.
Menurutnya, media memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah. Jurnalis yang berliterasi statistik diharapkan mampu mengubah data yang “kering” menjadi cerita yang membumi dan mudah dipahami publik.
“Peran jurnalis sebagai ‘data storyteller’ sangat dibutuhkan. Dengan literasi yang baik, narasi yang disampaikan akan lebih jernih, membantu mencegah disinformasi, dan memampukan masyarakat memahami isu-isu strategis,” imbuhnya.
BPS Siap Kolaborasi Penuh
Untuk mendukung peningkatan kualitas liputan berbasis data, BPS Provinsi Lampung menyatakan siap membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya. BPS menawarkan layanan dukungan penuh, termasuk klarifikasi data, pendampingan, interpretasi indikator, hingga akses ke berbagai sumber informasi resmi.
“Silakan manfaatkan seluruh layanan kami, mulai dari publikasi, buletin resmi statistik, pojok statistik, konsultasi data melalui TALITA, hingga akses microdata,” tutup Ahmadriswan, memastikan bahwa BPS siap menjadi mitra utama media dalam mengawal pembangunan daerah. [Anggi Dwi Raharti]

Tinggalkan Komentar Anda