Pelatihan Public Speaking dan Kewirausahaan di SMK Cefada oleh dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id Bandar Lampung –
Tim Program kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Sekolah Binaan Universitas Teknokat Indonesia yang terdiri dari dosen dan mahasiswa memberikan pelatihan public speaking dan kewirausahaan di SMK Farmasi Cendikia Farma Husada (Cefada), Bandar Lampung pada Sabtu, 27 Maret 2021.
Adapun tim kegiatan PKM ini adalah Berlinda Mandasari, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pendidikan Bahasa Inggris), Dyah Aminatun, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pendidikan Bahasa Inggris), Tri Darma Rosmalasari, S.E., M.S.Ak. (Dosen Akuntansi), Nadila Nuraziza (mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris), dan Vina Qurrota A (mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris).
Ketua Pelaksana Kegiatan Berlinda Mandasari mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih variatif dan meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris bagi siswa-siswi serta memberikan pengetahuan wirausaha bagi siswa-siswi di sekolah tersebut.
Kegiatan PKM ini disambut baik oleh pihak sekolah. Wakil Kepala SMK Farmasi Cendikia Farma Husada, Idrus Afandi, S.Pd., mengatakan pelatihan public speaking dan kewirausahaan sangat bermanfaat guna membekali siswa-siswi menghadapi dunia industri.

“Saya sangat berterima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia uyang telah memberikan pelatihan ini. Dengan adanya pelatihan ini, siswa-siswi kami memiliki motivasi belajar bahasa Inggris yang tinggi dan memiliki pengetahuan wirausaha jika mereka memilih untuk berwirausaha,” kata Idrus.
Dalam kegiatan ini, Idrus berharap bentuk kerjasama antara Universitas Teknokrat Indonesia dengan SMK Farmasi Cendikia Farma Husada dapat berjalan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa-siswi khususnya di pelajaran Bahasa Inggris dan kewirausahaan.
Pada kesempatan ini, Berlinda juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE, MBA, dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Teknokrat Indonesia yang telah memberikan dukungan yang luar biasa sehingga kegiatan pelatihan ini dapat terwujud dan terlaksana dengan baik.
Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM, menyambut baik perhelatan ini. Ia menilai, public speaking dan kewirausahaan adalah dua hal keterampilan yang mesti diajarkan kepada siswa. Ini bertujuan memberikan skill yang bisa dikembangkan usai pelatihan.
Dengan menguasai public speaking dengan baik, siswa akan bisa berkomunikasi dengan publik secara baik. Itu juga memberikan keterampilan teknis kepada mereka sehingga piawai dalam mengeluarkan ide dan gagasan kepada publik.
Sedangkan pelatihan wirausaha bisa menjadikan siswa punya dasar menjadi pebisnis sejak dini. Indonesia, ujar Mahathir, memang kekurangan wirausahmudmuda. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, persentase pengusaha masih sedikit. Oleh sebab itu, Mahatir menyambut baik pelatihan dalam program pengabdian semacam ini. [Sugiono]
